Cara Mendapatkan Berat Badan Menjadi Ideal

Cara Mendapatkan Berat Badan Menjadi Ideal

Cara Mendapatkan Berat Badan Menjadi Ideal

Bila kita melihat selebritis atau artis dari televise atau majalah maka mereka seakan membuat kita merasa iri. Tubuh mereka terlihat ideal dan sangat pantas memakai baju dengan berbagai macam model.

Lalu bila kita melihat berat badan yang ideal maka ukuran seperti apa yang harus kita pakai sebagai acuan utama. Apakah terlalu kurus, sedikit gemuk atau badan yang pantas untuk ukuran baju minimal. Sebenarnya berat badan ideal adalah sebuah ukuran yang akan membuat tubuh tetap terlihat segar dan sehat.

Ukuran mengenai berat badan yang sesuai untuk setiap orang memiliki perbedaan dan tidak bisa ditetapkan dengan ukuran tertentu. Berbagai macam pola diet yang sesuai dengan jenis kelamin, riwayat penyakit, sejarah berat badan dalam keluarga, serta lingkungan menjadi faktor pendukung yang bisa dijalankan.

Bagaimana Cara Mencapai Berat Badan Ideal?

Biasanya dalam pencapaian program  diet banyak melibatkan ukuran yang tergabung dalam Body Mass Index yang lebih dikenal dengan BMI. Ukuran BMI ini bisa diperhitungkan dari tinggi badan dan berat badan. Ukuran BMI yang normal antara 19 hingga 24,9.

Jika hasil perhitungan menunjukkan ukuran lebih atau kurang dari jumlah standar tersebut maka bisa dikatakan berat badan tersebut kurang ideal.  Jika Anda mencari sumber untuk menemukan cara mencapai berat badan yang ideal maka ada dua pola yang wajib Anda jalankan.

Pola ini adalah melakukan diet secara sehat dan aktifitas fisik seperti olahraga secara teratur. Anda harus mengatur semua konsumsi makanan secara seimbang sehingga berat badan bisa mencapai angka yang ideal. Konsumsi nutrisi untuk tubuh seperti karbohidrat, protein dan vitamin menjadi perhatian yang utama.

Aktifitas fisik seperti olahraga atau latihan ringan sangat dibutuhkan untuk menciptakan tubuh yang bugar. Konsumsi dari buah dan sayuran adalah makanan wajib sehari-hari.

Kesalahan dari sebagian penduduk di Indonesia adalah menganggap makanan yang bergizi adalah sumber makanan yang berasal dari daging. Dan pemikiran ini tidak bisa dipakai sehingga sebaiknya segera dirubah.

Gaya Hidup Sehat Untuk Berat Badan yang Ideal

Sebagian orang yang memiliki berat badan yang ideal telah bekerja keras sepanjang hidup mereka. Hal ini banyak disebabkan karena kesehatan adalah harta yang begitu berharga. Perhatian pada berbagai makanan dan jenis olahraga yang cukup akan memberikan pengaruh yang positif bagi kesehatan tubuh.

Selain hal ini maka masih ada berbagai macam pola hidup yang harus dijalankan secara rutin. Yang pertama adalah konsumsi air secara teratur. Air mengambil peranan yang sangat besar dalam metabolisme tubuh. Air putih akan mencegah tubuh dari dehidrasi sehingga tubuh tetap merasa segar sepanjang hari.

Konsumsi berbagai jenis minuman yang mengandung soda dan pengawet sebaiknya juga dihindari atau dikonsumsi dalam jumlah yang minimal. Berbagai kandungan bahan pengawet yang masuk ke dalam tubuh bisa memicu gangguan berat badan.

Pola hidup yang baik akan menciptakan kesehatan yang baik juga bagi tubuh. Semua orang selalu menginginkan kehidupan dan kesehatan yang baik tapi mereka tidak memperhatikan detail kesehatan yang harus dicapai.

Selain melakukan berbagai macam jenis latihan olahraga secara teratur, konsumsi makanan yang sehat maka kecukupan waktu istirahat adalah hal yang sangat penting. Tubuh memberikan pengaturan terbaik saat beristirahat. Semua proses metabolisme akan berjalan dengan cara yang baik. Selain itu Anda juga harus menghindari tekanan dan stress sehingga bisa mendapatkan berat badan yang ideal.

Waspada Makanan Pemicu Obesitas

Waspada Makanan Pemicu Obesitas

Obesitas merupakan suatu permasalahan dalam kesehatan tubuh. Tubuh yang gemuk dan tidak sehat merupakan ciri yang terlihat pada seorang yang mengidap obesitas.

Kenyataan yang tidak dapat dihindari adalah kebiasaan makan seseorang tersebut yang sangat buruk kandungan gizinya, sehingga membuat tubuh mengalami ketidakseimbangan metabolisme.

Pada dasarnya, dengan menghindari hidangan tertentu tubuh akan terhindar juga dari ancaman obesitas. Untuk mengetahui apa saja makanan yang dapat memicu datangnya obesitas, sila baca artikel berikut ini.

Kentang Goreng

Sangat mudah menemukan kentang goreng di setiap sajian makanan cepat saji. Menu makanan satu ini sangat disukai semua orang dari usia anak-anak sampai usia dewasa.

Biasanya kentang goreng dipilih karena lebih praktis untuk disantap, sehingga sering sekali pekerja kantoran membelinya di tengah kesibukan yang melanda.

Kentang goreng mengandung karbohidrat yang baik bagi tubuh, akan tetapi kentang menyerap lemak dari minyak yang digunakan untuk menggoreng. Hal inilah yang nantinya akan mengancam tubuh dengan obesitas karena tubuh dengan seketika mengandung lemak yang tinggi.

Sereal

Sereal dikenal sebagai salah satu menu sarapan yang dapat disantap setiap hari. Biasanya sereal disajikan dengan susu untuk membuat cita rasa yang lebih lezat dan mengenyangkan perut.

Yang perlu diketahui adalah sereal memiliki kandungan gula yang sangat tinggi, namun rendah bahkan tidak ada sama sekali kandungan gizi yang terdapat dalam sereal.

Susu di sini berperan sebagai pemenuh kebutuhan gizi, namun tetap saja kurang. Yang terjadi adalah tubuh mengalami kegemukan dan tidak tercukupi kebutuhan gizinya.

Ayam Goreng

Siapa yang tidak menyukai ayam goreng? Hidangan satu ini telah menjadi favorit kebanyak orang, sehingga tidak jarang hidangan tersebut tersaji di setiap kali masyarakat makan malam atau lainnya.

Kelezatan yang dimiliki ayam goreng tidak sebanding dengan resiko obesitas yang menghantui tubuh. Ayam yang belum diolah sudah mengandung lemak yang berguna bagi tubuh, akan tetapi minyak goreng yang digunakan membuat kandungan lemak tersebut menjadi lemak jenuh.

Sangat dianjurkan bagi penggemar ayam untuk menyantap ayam dengan cara dipanggang, dan untuk memilih bagian ayam yang mengandung lemak rendah.

Donat

Walaupun bukan merupakan makanan asli Indonesia, banyak masyarakat yang menyukai hidangan satu ini. Donat adalah produk olahan tepung yang bisanya dihiasi dengan berbagai krim, meses, dan banyak lainnya.

Tentu dapat dibayangkan berapa tinggi kadar gula yang ada pada satu bulatan donat. Hal ini pastinya akan mengancam tubuh dengan resiko obesitas, sehingga sangat dianjurkan untuk tidak menyantap donat setiap harinya.

Roti Putih

Tidak banyak masyarakat Indonesia yang mengkonsumsi roti, sebab mereka lebih terbiasa dengan menyantap nasi putih.

Roti dikenal sebagai salah satu sumber karbohidrat yang baik bagi tubuh. Akan tetapi, ada fakta menyeramkan di balik roti, yaitu rendahnya serat yang terdapat pada roti, khususnya roti putih. Hal ini menyebabkan tubuh akan lebih cepat mengalami rasa lapar, sehingga akan terdorong untuk menyantap lagi dan lagi.

Jika memang menyukai roti sebagai pengganti nasi, sangat dianjurkan untuk menyantap roti gandum yang memiliki kandungan serat lebih tinggi.

Keripik Kentang

Ngemil adalah kegiatan yang terasa seperti sedang berada di dalam surga, sebab sangat nikmat. Akan tetapi, menjadikan keripik kentang sebagai salah satu sajian camilan bukanlah suatu keputusan yang baik.

Keripik kentang mengandung kalori yang sangat tinggi, namun berbanding terbalik dengan kandungan gizi di dalamnya. Maka dari itu, keripik kentang akan membuat tubuh melebar tanpa sedikit pun nutrisi berarti yang diberikannya kepada tubuh.

Tips Menurunkan Berat Badan Secara Alami

Tips Menurunkan Berat Badan Secara Alami

Siapa yang tidak mau memiliki berat badan ideal, pastinya semua orang mau untuk memiliki berat badan ideal dan bahkan idaman dari sebagian besar orang karena dengan berat badan yang ideal nantinya penampilan akan terlihat lebih menarik.

Sedangkan jika memiliki berat badan berlebih tentu saja penampilan akan terliaht kurang menarik serta rasa percaya diri menjadi berkurang.

Berat badan yang berlebih sendiri memang disebabkan oleh beberapa faktor seperti kebiasaan ngemil terlebih lagi pada waktu malam hari, kebiasaan menkonsumsi makanan siap saji, porsi makan tidak teratur, jarang menkonsumsi sayur dan buah, jarang berolahraga, terlalu sering menkonsumsi minuman bersoda dan juga menjalankan pola hidup yang tidak sehat.

Memiliki berat badan berlebih sendiri tidak hanya berimbas pada penampilan saja melainkan juga kesehatan, hal tersebut karena orang yang memiliki berat badan berlebih nantinya akan memiliki resiko terkena diabetes dan juga obesitas serta penyakit jantung dan yang lainnya.

Oleh karena itu upaya untuk menurunkan berat badan memang sangat perlu untuk dilakukan agar nantinya resiko terkena beberapa penyakit tersebut bisa dihindari. Oleh karena itu orang yang memiliki berat badan berlebih membutuhkan beberapa tips menurunkan berat badan.

Untuk menurunkan berat badan sendiri memang banyak sekali caranya dan banyak orang yang rela melakukan apa saja mulai dari sedot lemak dan hal – hal ekstrim lainnya termasuk dengan menkonsumsi penurun berat badan.

Namun hal tersebut tentu saja sangat tidak baik untuk kesehatan manusia karena mengandung beberapa bahan kimia yang kurang baik untuk kesehatan.

Oleh karena itu ada baiknya jika anda mencoba dengan cara yang alami agar nantinya bisa lebih aman serta memberikan hasil yang lebih maksimal. Oleh karena itu berikut ini adalah beberapa tips menurunkan berat badan secara alami yang bisa anda coba:

  1. Rutin dan teratur berolahraga, dengan berolahraga, maka nantinya akan sangat membantu anda di dalam menurunkan berat badan, hal tersebut karena olahraga nantinya akan mengeluarkan keringat dan melalui keringat tersebut lemak dan kalori akan dikeluarkan karena proses pembakaran lemak dan kalori di dalam tubuh akan lebih baik sehingga tidak ada penumpukan lemak dan kalori di dalam tubuh.
  2. Menkonsumsi makan sehat seperti sayuran dan buah – buahan, anda bisa menkonsumsi salad karena sayuran dan buah – buahan mengandung banyak sekali serat, serat tersebut nantinya akan membantu anda di dalam melancarkan buang air besar sehingga bisa dimanfaatkan untuk menurunkan berat badan.
  3. Mengatur pola makan juga sangat perlu untuk anda perhatikan dan anda jaga, tidak perlu melakukan diet ekstrim, anda bisa menkonsumsi makanan seperti biasa hanya saja porsinya yang dikurangi. Selain itu hindari juga untuk ngemil terlebih lagi di malam hari, hindari pula menkonsumsi makanan siap saji serta mknuman beralkohol maupun minuman bersoda.

Selain itu masih banyak lagi tips menurunkan berat badan secara alami yang bisa anda coba, salah satunya adalah pola tidur yang cukup dan terjaga serta hindari stress.

Dengan demikian nantinya anda akan mendapatkan tubuh yang lebih ideal serta menghindari dan mencegah resiko terkena beberapa jenis penyakit yang dapat membahayakan tubuh.

Yang terpenting di dalam menurunkan berat badan adalah usahakan untuk menghindari obat – obatan seperti penurun berat badan yang tidak begitu jelas karena hal tersebut akan membahayakan untuk anda. Karena dengan cara yang alami maka nantinya akan lebih memberikan hasil yang lebih maksimal.

 

Penyebab Obesitas Pada Orang Dewasa

Penyebab Obesitas Pada Orang Dewasa

Segala hal yang terjadi pada tubuh kita pastinya selalu berasal dari satu langkah awal penyebab dari setiap kejadian yang ada. Obesitas merupakan salah satu peristiwa yang bisa terjadi pada siapa saja, tidak terkecuali seseorang yang bahkan tidak memiliki keturunan yang mengidap obesitas.

Hal ini menyebabkan semua harus dalam kewaspadaan yang tinggi supaya tidak terkena obesitas. Apa saja sebenarnya yang dapat menyebabkan obesitas pada orang dewasa? Mari simak ulasan berikut ini.

Kadar Tiroid Rendah

Kadar tiroid rendah atau yang lebih dikenal dengan hipotiroid menjadi salah satu faktor penyebab obesitas orang dewasa. Biasanya hal ini terjadi pada kebanyakan kaum perempuan, yang dengan mudahnya mengalami kenaikan berat badan.

Rendahnya cairan tiroid yang ada dalam tubuh membuat tubuh mengalami penimbunan lemak, sebab lemak yang terdapat dalam tubuh tidak dapat diolah untuk menjadi energi.

Itulah sebabnya seseorang yang memiliki kadar tiroid rendah sering terlihat lesu dan lunglai. Ciri lain seorang yang memiliki kadar tiroid rendah adalah susah untuk mengingat sesuatu, tubuh tidak berkeringat sebanyak biasanya, penurunan libido, dan sering mengalami kesemutan pada tangan dan kaki.

Menopause

Hal lain yang hanya terjadi pada kaum perempuan adalah menopause. Ketika seorang perempuan mengalami menopause atau sedang menuju ke fase tersebut, terjadi perubahan hormon dalam tubuh yang menyebabkan nafsu makan akan meningkat secara drastis.

Akan sangat baik jika dapat mengontrol nafsu makan tersebut, sehingga akan terhindar dari ancaman obesitas pada tubuh. Perlu diketahui bahwa seorang perempuan sangat dianjurkan untuk terus berolahraga atau melakukan aktivitas yang dapat membantu tubuh untuk membakar lemak.

Salah Mengkonsumsi Lemak

Lemak adalah salah satu zat yang diperlukan tubuh sebagai pembentuk tenaga yang berguna untuk melakukan aktvitas sehari-hari. Banyak yang beranggapan bahwa semua lemak itu baik, padahal ada lemak yang dapat menyebabkan tubuh dapat beresiko mengidap kolesterol tinggi yang akan berujung juga pada obesitas.

Kurangnya asam lemak essensial akan menimbulkan rendahnya daya metabolisme tubuh akan membuat nafsu makan ikut meningkat. Untuk itu, ada baiknya untuk menghindari makanan cepat saji yang mengandung lemak jahat dari sisa minyak goreng yang terdapat di dalam hidangan tersebut.

Pengobatan

Sederet obat-obatan yang dikonsumsi oleh tubuh guna menyembuhkan beberapa penyakit yang bersarang dalam tubuh juga dapat menyebabkan obesitas.

Hal yang sama juga terjadi pada kaum perempuan yang tengah menjalani program KB, sebab obat KB sangat berpengaruh pada peningkatan nafsu makan. Dampak pengobatan juga dapat membuat sistem atau kinerja organ pada tubuh mengalami sedikit pergeseran, yang kemudian berpengaruh pada metabolisme tubuh.

Kadar Gula Darah

Glukosa adalah sumber energi bagi tubuh yang dengan mudah didapatkan dari nasi, dan semua makanan serta minuman yang mengandung karbohidrat.

Ciri dari makanan dan minuman yang mengandung karbohidrat adalah yang memiliki rasa manis. Rasa manis yang identik dengan gula inilah yang dapat menjadi sebuah ancaman bagi tubuh terhadap obesitas.

Ketika tubuh telah mencukupi kebutuhan glukosa dan ternyata masih banyak gula yang belum diolah oleh tubuh, maka secara otomatis akan menyebabkan penimbunan dan berdampak pada tingginya kadar gula darah.

Tentunya hal ini sangat tidak baik bagi kesehatan tubuh, dan tidak dapat dipungkiri bahwa berat badan akan dengan cepat bertambah.

Hormon Kortisol Tinggi

Obesitas dengan kadar hormon kortisol yang tinggi akan mengalami pembesaran hanya pada bagian tubuh tertentu, yaitu bagian wajah dan perut serta pundak. Perkecualian terjadi pada tangan dan kaki yang tetap langsing. Dampak lain yang terjadi akibat tingginya hormon kortisol adalah kulit menjadi semakin tipis dan sulitnya luka memar untuk sembuh.

 

Cara Mencegah Obesitas Pada Anak Anak

Cara Mencegah Obesitas Pada Anak Anak

Memiliki seorang anak yang bertubuh gemuk pastinya akan sangat menggemaskan untuk dilihat. Memang menggemaskan, namun sebenarnya ada beberapa hal yang perlu dikhawatirkan jika seorang anak sudah memiliki berat badan tubuh yang lebih dari batas normalnya.

Anggapan bahwa seorang anak yang bertubuh gemuk itu selalu sehat, perlu mengalami pembenahan cara berpikir. Hal ini disebabkan oleh kemungkinan terjadinya obesitas pada seorang anak yang dapat berdampak buruk pada kesehatannya di masa kini dan nanti.

Ada sejumlah kebutuhan gizi yang harus dipenuhi supaya anak dapat tumbuh dan berkembang dengan sebaik-baiknya. Sebagai orang tua yang baik, haruslah mengetahui apa saja yang menjadi kebutuhan anak sehingga dalam pemberiannya tidak terjadi kelebihan maupun kekurangan.

Tidak jarang seorang anak meminta lebih dari apa yang seharusnya dalam satu hari mereka konsumsi, dan sebagai orang tua juga dengan belas kasihnya memberi apa yang dipinta anaknya.

Contoh yang paling sederhana adalah permintaan susu. Susu tambahan atau susu formula di usia anak yang masih dini tentunya akan sangat mendukung tumbuh kembang anak, akan tetapi hal tersebut sering menjadi bumerang yang malah menimbulkan gejala obesitas pada anak.

Pemicu Obesitas Pada Anak

Pada dasarnya, pola makan yang tidak baik dan tidak teratur adalah faktor utama pemicu obesitas pada seorang anak.Makanan cepat saji yang menjadi kesukaannya justru membuat tubuh mereka menjadi penuh dengan kandungan lemak jahat.

Kemudian hal ini ditambah dengan kurangnya aktivitas anak sehingga tidak ada pembuangan energi yang sebenarnya tersimpan begitu banyak di dalam tubuh. Oleh karenanya, tubuh anak ini mulai membesar dan membesar.

Peran orang tua di sini sangatlah penting, yaitu untuk memberikan dukungan dan mendorong motivasi anak supaya mereka tertarik dalam salah satu bidang yang terdapat di masyarakat.

Hal ini akan membuat mereka percaya diri, sehingga obesitas juga dapat terhindar. Biasanya, seorang anak yang mengalami obesitas merasa kurang percaya diri dengan pembawaan tubuhnya.

Hal lain yang juga menjadi faktor pemicu obesitas pada anak adalah faktor genetis di mana terdapat seorang lain yang mengalami obesitas dalam garis keturunannya.

Sebenarnya hal ini dapat dihindari dengan menjaga menu makanan anak supaya tidak terbawa dalam arus obesitas tersebut. Sebagai orang tua yang baik juga diwajibkan untuk memahami kualitas emosi anak. Hal ini ditujukan agar anak mampu mengatasi segala bentuk emosi yang dimilikinya, sebab tekanan yang berlebihan dapat memicu terjadinya obesitas juga.

Cegah Obesitas Sekarang Juga

Masalah utama pada seorang anak yang mengalami obesitas adalah berat badan. Angka yang besar pada timbangan tersebut sangat dianjurkan untuk tidak mengalami peningkatan lebih lanjut.

Cara untuk mengatasi berat badan berlebih adalah dengan memperbanyak aktivitas, yang bisa disalurkan lewat berbagai macam olahraga. Namun akan lebih baik apabila ada pemeriksaan terlebih dahulu pada tubuh anak, untuk mengetahui apakah terdapat kelainan fisik yang memang menjadi pemicu obesitas pada anak atau tidak.

Ketika waktu makan tiba, pastikan anak mendapat semua kebutuhan gizi yang diperlukan tanpa harus melebihkan porsi setiap kali makan.

Kelebihan porsi yang sedikit pun lama-lama akan menumpuk di dalam tubuh dan menyebabkan penimbunan lemak yang tidak dapat terhindarkan lagi. Berikan pengawasan penuh terhadap anak supaya terhindar dari obesitas.

Perut Buncit yang Berbahaya dan Penyebab Perut Buncit yang Jarang Disadari

Perut Buncit yang Berbahaya dan Penyebab Perut Buncit yang Jarang Disadari

Apa penyebab perut buncit? Apakah berbahaya memiliki perut yang buncit? Jika memang berbahaya maka seberapa besar bahaya dari perut buncit ini? Lantas apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi perut buncit ini?

Sebenarnya perut buncit ini bukan fenomena aneh lagi bagi sebagaian manusia yang ada di dunia ini, tak terkecuali bagi para pria dan wanita.

Bahkan banyak yang mengatakan bahwa perut buncit adalah “seksi”. Anda tentunya tidak boleh protes dengan asumsi semacam itu, karena sah-sah saja orang berpendapat apa.

Akan tetapi terlepas dari semua itu yang menjadi pertanyaannya adalah apakah memiliki perut buncit ini ada dampaknya untuk kesehatan? Apakah berdampak signifikan terhadap kesehatan tersebut? Lantas apa yang menjadi penyebab perut yang buncit ini?

Sebelum kita bahas lebih jauh lagi, kira-kira bagaimana cara mengetahui bahwa perut Anda masuk dalam kategori perut yang buncit ataukah tidak?

Cara sederhana yang bisa Anda gunakan untuk mengetahui apakah perut Anda masuk dalam kategori perut yang buncit atau tidak adalah bisa dengan menggunakan meteran.

Caranya adalah dengan melingkarkan meteran tersebut pada perut Anda, buatlah posisi meteran tersebut sejajar dengan ujung tulang panggul dan pusar Anda.

Seorang pria dikategorikan memiliki perut buncit apabila liongkaran pinggang pada saat dilakukan proses pengukuran tadi melebihi 90 cm, sedangkan untuk perempuan apabila melebihi 80 cm.

Kemudian apa sebenarnya penyebab dari perut buncit ini? dan bahaya apakah yang dapat ditimbulkan dari kondisi perut yang seperti ini?

Perlu Anda perhatikan, bagi Anda yang memiliki perut buncit lantaran adanya timbunan lemak berlebih maka diharapkan untuk waspada. Karena berpotensi besar memiliki pengaruh terhadap kesehatan Anda.

Misalnya saja perut buncit karena lemak visceral. Bisa dikatakan bahwa lemak visceral ini merupakan tipikal lemak yang berpotensi membahayakan kesehatan Anda.

Alasannya adalah dikarenakan kumpulan lemak visceral ini dapat mengeluarkan sebuah senyawa peradangan dan hormon yang bisa mengganggu metabolisme di dalam tubuh Anda.

Senyawa peradangan tersebut di atas dikenal dengan sitokin, sitokin ini dapat mengakibatkan peradangan ringan di dalam tubuh dan berpotensi untuk meningkatkan resiko terkena penyakit jantung.

Senyawa lain yang dapat dikeluarkan oleh lemak visceral berikutnya adalah sebuah asam lemak bebas.

Selanjutnya senyawa ini akan menerobos masuk ke dalam hati dan selanjutnya akan memicu berbagai macam perubahan, diantaranya seperti peningkatan prodoksi dari kolesterol jahat dan dapat menurunkan produksi dari kolesterol baik.

Hal inilah yang menjadi penyebab kenapa pemilik perut  buncit memiliki resiko penyakit klolesterol tinggi yang lebih besar.

Tidak berhenti sampai disitu, asam lemak bebas ini dapat membuat insulin menjadi kurang efektif pada saat proses pengontrolan gula darah di dalam tubuh, sehingga resiko terkena diabentes menjadi semakin besar.

Lantas apa yang menjadi penyebab terbesar perut buncit ini?

Tanpa Anda sadari sebeanarnya ada beberapa faktor yang dapat menjadi penyebab membuncitnya perut itu sendiri, diantaranya adalah sebagai berikut ini:

#Lemak

Bisa dibilang bahwa lemak ini merupakan faktor terbesar kenapa perut Anda membuncit. Akan tetapi panyak yang belum sadar bahwa ternyata perut buncit yang disebabakan oleh lemak ini terdiri dari dua jenis lemak.

Untuk dapat mengetahuinya Anda cukup dengan menekanya dengan menggunakan jari. Letakkanlah tangan Anda di atas perut dan tekan sekuat mungkin.

Kemudian rasakanlah apakah lunak seperti halnya marshmallow ataukah terasa keras seperti perut wanita hamil?

Perut buncit yang lunak ini umumnya mengandung lemak subcutaneous, sebuah lemak yang posisinya berada di bawah kulit atau tepatnya berada di atas jaringan otot.

Bebeda dengan perut buncit yang keras, kebanyakan terdiri dari lemak visceral, sebuah lemak yang posisinya diantara otot dan organ.

Apabila dilihat dari sudut pandang kesehatan, perut buncit yang keras memiliki potensi besar terkena penyakit kardiovaskuler dan penyakit dalam.

Hal ini lebih disebabkan karena lemak tersebut posisinya berada jauh di dalam sehingga akan mendorong organ-organ internal sekaligus juga akan mengganggu sistem dari pencernaan serta sirkulasi darah.

Akan tetapi untuk lemak visceral lebih mudah diusir bila dibandingkan dengan lemak subcutaneous. Inilah kenapa laki-laki lebih mudah untuk menurunkan berat badan dibandingkan dengan perempuan. Wanita dalam hal ini cenderung menimbun lemak subcutaneous dari pada lemak visceral.

#Otot yang Lemah

Penyebab terbesar dari perut buncit yang sering tidak disadari selanjutnya adalah dikarenakan otot perut yang mulai melemah.

Melakukan peregangan pada otot sebelum melakukan olehraga sangatlah penting untuk dilakukan.

Akan tetapi apabila Anda memiliki perut buncit maka ini merupakan pertanda apabila perut milik Anda regang sepanjang waktu.

Penjelasan sederhananya seperti ini. Pada saat Anda sedang duduk, posisi lemak visceral yang terdapat di dalam perut Anda akan keluar dan secara perlahan akan menyebabkan otot abdominal semakin melemah.

Sehingga otot-otot yang meregang ini lantas akan kehilangan kemampuan dalam mempertahankan posisi pada bentuk aslinya dulu.

Seiring dengan bertambahnya waktu otot yang terus meregang ini akan semakin menonjol ke depan sehingga perut akan menjadi semakin buncit.

#Hamstring yang Tegang

Tanpa Anda sadari ternayat hamstring yang tegang dapat menjadi penyebab perut menjadi buncit?

Bagaimana mungkin otot yang posisinya ada dibelakang paha bisa menyebabkan perut buncit? Prosesnya bagaimana coba?

Memang secara kontribusi, hamstring yang tegang tidak memiliki kontribusi secara langsung terhadap proses membuncitnya perut.

Akan tetapi bisa dikatakan kontribusinya tidak secara langsung. Lebih jelasnya seperti ini, ketika kondisi hamstring dalam keadaan tegang, secara otomatis tubuh menjadi kesulitan untuk disangga serta sulit tegak.

Dalam kondisi seperti ini, punggung bagian bawah dari tubuh Anda harus kerja lebih ekstra lagi supaya Anda tetap bisa berdiri dengan tegap.

Secara otomatis kerja ekstra berarti tekanan juga ekstra, maka dari itu akan membuat otot pada punggung Anda menjadi cepat lelah.

Kemudian disaat otot bagian tengah semakin melemah, maka secara otomatis tubuh akan mudah sekali untuk limbung dan pada akhirnya perut juga akan mudah mengalami pembuncitan.

#Tulang Belakang Menyusut

Penyebab dari perut menjadi buncit lainnya adalah dikarenakan adanya tulang belakang yang mulai mengalami penyusutan.

Untuk membuktikannya Anda dapat melakukan sebuah percobaan sederhan. Coba Anda ambil posisi merangkak dengan cara bertumpu dengan kedua tangan pada lutut Anda.

Secara otomatis posisi yang seperti ini akan memperlihatkan posisi perut yang menggantung ke bawah serta kelihatan menjadi lebih besar.

Padahal sebenarnya perut Anda ini lebih terlihat rata. Lantas apa yang menyebabkan hal semacam ini?

Dalam kondisi seperti ini gravitasi secara otomatis akan menarik perut Anda menajadi merata sehingga menjadi tersebar dibagian tubuh Anda.

Dengan besarnya potensi bahaya yang dapat ditimbulkan oleh perut buncit ini maka kenalilah sebaik mingkin apa saja yang menjadi penyebab perut buncit dan buatlah keputusan yang cerdas dalam mengatasinya.

9 Efek Negatif dari Obesitas

9 Efek Negatif dari Obesitas

Obesitas merupakan kondisi seseorang yang ditandai dengan adanya tumpukan lemak yang berlebihan pada tubuh. dan bagi penderitanya seringkali sulit untuk mengatasi masalah berat badan berlebihan ini. obesitas dapat menimpa siapa saja tanpa mengenal jenis kelamin, usia, maupun ras. Dan yang terburuk adalah sebagian dari orang yang mengalami obesitas tidak perduli dan bersikap cuek terhadap penyakit ini dan sering menjadi bahan olok-olokan dan mendapat perlakukan yang kurang pantas dari orang-orang sekitarnya.

Namun selain hal tersebut diatas ada 9 efek negatif lainnya yang perlu Anda ketahui, dan untuk mengetahuinya simaklah uraian dibawah ini.

9 Efek Negatif dari Obesitas

Efek negatif dari obesitas bisa menimpa siapa saja baik pria, wanita, anak-anak, remaja, dan dewasa. Beriktu ini 9 efek negatif dari obesitas yang penting untuk Anda ketahui, yaitu :

  1. Sering merasakan migrain, Orang-orang yang memiliki berat badan berlebihan akan sering merasakan migrain setidaknya memiliki 14 kali serangan migrain setiap bulan. Atau 81% lebih berpotensi tersering migrain bila dibandingkan dengan orang dengan berat badan normal.
  2. Rentan terhadap penyakit kronis, Sel-sel lemak pada tubuh orang obesitas dapat meningkatkan hormon dan pertumbuhan tumor dalam tubuh, sehingga membuat penderita obesitas lebih rentan terhadap berbagai penyakit kronis seperti serangan jantung, tekanan darah tinggi, stroke, diabetes, kolesterol, asam urat dan kanker.
  3. Memiliki potensi menderita kemandulan, Berbagai penyakit dan peradangan yang terjadi karena obesitas dapat membuat tingkat kesuburan mengalami penurunan secara signifikan
  4. Sering mengalami susah tidur (insomnia), Banyaknya kandungan lemak yang terdapat pada leher bisa menutup dan menekan jaringan lunak yang terdapat pada saluran udara ketika tidur, terutama pada posisi terlentang. Sehingga dapat mengurangi kualitas tidur.
  5. Mendapatkan perlakukan tidak pantas atau di bully oleh orang-orang sekitar, Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Universitas Yale, USA, terdapat lebih dari 40% penderita obesitas mengaku mendapat gangguan dan di bully oleh orang-orang sekitar termasuk anggota keluarga sendiri.
  6. Mendapatkan citra negatif dari orang-orang sekitar dan keluarga terkasih, Anggapan orang yang memiliki berat badan berlebihan itu malas, berkemampuan lemah, buruk rupa, dan lamban memberikan citra yang negatif terhadap lingkungannya.
  7. Berpotensi mengalami kondisi keuangan yang rendah, Salah satu faktor seseorang diterima kerja adalah memiliki penampilan yang proposional, hal ini agar mereka lebih mudah bergerak tapi juga dapat menambah rasa percaya diri bila bergaul dilingkungan kerja dan mitra bisnis. Dan hal inilah yang membuat perusahaan jarang mempertimbangkan menerima orang yang memiliki berat badan berlebihan dapat bekerja di berbagai bidang pekerjaan, sehingga berpotensi mengalami masalah keuangan.
  8. Bila hamil, memiliki resiko bayi lahir premature yang lebih besar, Banyaknya tumpukan lemak dapat mengakibatkan terjadinya peradangan dan membuat rahim dan membran serviks menjadi melemah. Hal ini dapat memicu bayi lahir premature. Hal ini bisa berakibat pada kecacatan dan kematian bayi.
  9. Mudah Depresi, Ketidakseimbangan hormon yang terjadi karena obesitas dapat berdampak psikologis terhadap penderita. Terutama kaum wanita, yang memiliki potensi mengalami depresi dalam menghadapi kehidupan.

Kunci Sukses Mengatasi Obesitas

Setelah mengetahui beberapa efek negatif dari obesitas diatas tentulah dapat membuat Anda merasa khawatir, karena itu perlu usaha keras untuk mendapatkan kembali berat badan yang ideal. Dan salah satu kunci sukses dalam mengatasi obesitas adalah dengan menerapkan pola makan sehat, gaya hidup sehat, dan berolahraga secara rutin. Ketiga hal ini harus dijaga dan diatur dengan konsisten, disiplin, dan keinginan yang kuat dari penderita obesitas sendiri.

Penyebab Obesitas Pada Anak-Anak dan Remaja

Penyebab Obesitas Pada Anak-Anak dan Remaja

Ada banyak istilah bagi pemilik berat badan berlebihan seperti berat badan tidak ideal, gemuk, gendut, dan obesitas. Dan istilah yang lebih banyak dipakai dalam bahasa kedokteran dan ilmiah adalah obesitas.

Pengertian dari obesitas sendiri adalah terjadinya kandungan kalori yang lebih banyak didalam tubuh dibandingkan yang sebenarnya diperlukan oleh tubuh, sehingga terjadi ketidakseimbangan antara asupan makanan yang masuk kedalam tubuh dan proses pembakaran kalori.

Belakangan ini kasus obesitas bukan hanya banyak menimpa orang dewasa tapi dari berbagai kalangan usia juga sudah mulai banyak ditemukan kasus obesitas seperti bayi, balita, anak-anak, dan remaja.

Hal ini disinyalir karena adanya perubahan pola makan dan gaya hidup praktis yang dilakukan oleh orang tua di era modern ini, selain itu anggapan masyarakat yang mengartikan bahwa anak gemuk itu lucu, menggemaskan, dan cukup gizi harus segera diluruskan.

Dan bila ada keluarga, teman, atau Anda sendiri mengalami obesitas maka sebaiknya Anda perlu mengetahui apa saja sebenarnya faktor penyebab obesitas, agar Anda bisa memperbaiki dan mulai menata kembali gaya hidup sehat.

Dan bila Anda memiliki anak yang obesitas ada baiknya bila mulai memberi mereka pengertian akan efek buruk dari kegemukan, selain itu Anda juga pasti tidak ingin buah hati Anda kelak menjadi bahan ejekan teman-temannya.

Faktor Penyebab Obesitas  Pada Anak-anak, Remaja dan Dewasa

Berikut ini faktor penyebab obesitas yang umumnya terjadi pada anak-anak, remaja dan dewasa, yaitu :

  1. Faktor Keturunan (genetik), Kegemukan yang dialami oleh orang tua dapat diturunkan kepada anak-anaknya, jadi boleh dikatakan antara orang tua dan anak-anak tak hanya berbagi gen dan darah, akan tetapi juga kebiasaan, gaya hidup, dan makanan.
  2. Faktor Lingkungan Sekitar, Selain faktor gen faktor lingkungan juga cukup berpengaruh dimana perilaku orang-orang sekitarnya seperti berapa kali mereka makan, aktivitas apa saja yang mereka lakukan, dan berbagai kebiasaan yang orang-orang sekitar lakukan seperti terbiasa makan makanan cepat saji, minum minuman bersoda, dan yang lainnya
  3. Faktor Mental, Reaksi emosional seseorang bisa sangat berpengaruh pada pikiran dan dapat juga mempengaruhi kebiasaan dan pola makannya.  Terdapat gangguan pola makan yang terjadi yang berhubungan erat dengan gangguan emosi dan persepsi negatif pada diri sendiri, yang sering menjadi penyebab paling utama anak-anak dan remaja menjadi obesitas. Gangguan pola makan yang pertama adalah kebiasaan makan yang tidak normal atau makan terlalu banyak dan berlebihan (binge), dan gangguan pola makan yang kedua yaitu kebiasaan makan dimalam hari, dimana mereka tidak bisa tidur bila belum makan pada tengah malam
  4. Faktor Kesehatan, Terdapat beberapa penyakit yang menyebab obesitas, yaitu : Kelainan syarat yang menyebabkan seseorang makan terlalu banyak, Sindroma Prader – Willi, Sindroma Cushing, Hipotiroidisme, dll
  5. Faktor Konsumsi Obat-Obatan tertentu, Terdapat obat-obatan tertentu yang dapat memicu terjadinya penambahan berat badan secara signifikan seperti steroid, dan beberapa obat anti depresi lainnya.
  6. Faktor Kurangnya Aktivitas Fisik, Aktivitas fisik yang kurang bisa menjadi penyebab utama dari peningkatan angka obesitas di kalangan masyarakat yang memiliki tingkat kesejahteraan yang baik. Dimana mereka mengkonsumi makanan yang kaya lemak dan nutrisi, namun kurang melakukan aktivitas karena pada umumnya telah dilengkapi dengan berbagai kemudahan dan fasilitas.

Cara Mengurangi Berat Badan yang Efektif pada anak anak

Setelah mengetahui apa saja faktor penyebab obesitas di atas, maka tentunya cara mengatasi obesitas yang paling efektif adalah mengurangi dan mengatasi semua faktor resiko diatas, seperti :

  • Mengatur asupan kalori dan lemak dalam tubuh
  • membiasakan pola makan dan gaya hidup yang sehat
  • Lebih banyak makan sayuran dan buah-buahan yang mengandung serat
  • Melakukan aktivitas olahraga yang teratur dan konsisten

Keempat hal diatas bila dilakukan dengan disiplin maka dalam waktu yang relatif singkat akan membuat perubahan yang signifikan pada berat badan, bentuk tubuh, dan kebiasaan makan dan hidup yang sehat.