Perut Buncit yang Berbahaya dan Penyebab Perut Buncit yang Jarang Disadari

Perut Buncit yang Berbahaya dan Penyebab Perut Buncit yang Jarang Disadari

Apa penyebab perut buncit? Apakah berbahaya memiliki perut yang buncit? Jika memang berbahaya maka seberapa besar bahaya dari perut buncit ini? Lantas apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi perut buncit ini?

Sebenarnya perut buncit ini bukan fenomena aneh lagi bagi sebagaian manusia yang ada di dunia ini, tak terkecuali bagi para pria dan wanita.

Bahkan banyak yang mengatakan bahwa perut buncit adalah “seksi”. Anda tentunya tidak boleh protes dengan asumsi semacam itu, karena sah-sah saja orang berpendapat apa.

Akan tetapi terlepas dari semua itu yang menjadi pertanyaannya adalah apakah memiliki perut buncit ini ada dampaknya untuk kesehatan? Apakah berdampak signifikan terhadap kesehatan tersebut? Lantas apa yang menjadi penyebab perut yang buncit ini?

Sebelum kita bahas lebih jauh lagi, kira-kira bagaimana cara mengetahui bahwa perut Anda masuk dalam kategori perut yang buncit ataukah tidak?

Cara sederhana yang bisa Anda gunakan untuk mengetahui apakah perut Anda masuk dalam kategori perut yang buncit atau tidak adalah bisa dengan menggunakan meteran.

Caranya adalah dengan melingkarkan meteran tersebut pada perut Anda, buatlah posisi meteran tersebut sejajar dengan ujung tulang panggul dan pusar Anda.

Seorang pria dikategorikan memiliki perut buncit apabila liongkaran pinggang pada saat dilakukan proses pengukuran tadi melebihi 90 cm, sedangkan untuk perempuan apabila melebihi 80 cm.

Kemudian apa sebenarnya penyebab dari perut buncit ini? dan bahaya apakah yang dapat ditimbulkan dari kondisi perut yang seperti ini?

Perlu Anda perhatikan, bagi Anda yang memiliki perut buncit lantaran adanya timbunan lemak berlebih maka diharapkan untuk waspada. Karena berpotensi besar memiliki pengaruh terhadap kesehatan Anda.

Misalnya saja perut buncit karena lemak visceral. Bisa dikatakan bahwa lemak visceral ini merupakan tipikal lemak yang berpotensi membahayakan kesehatan Anda.

Alasannya adalah dikarenakan kumpulan lemak visceral ini dapat mengeluarkan sebuah senyawa peradangan dan hormon yang bisa mengganggu metabolisme di dalam tubuh Anda.

Senyawa peradangan tersebut di atas dikenal dengan sitokin, sitokin ini dapat mengakibatkan peradangan ringan di dalam tubuh dan berpotensi untuk meningkatkan resiko terkena penyakit jantung.

Senyawa lain yang dapat dikeluarkan oleh lemak visceral berikutnya adalah sebuah asam lemak bebas.

Selanjutnya senyawa ini akan menerobos masuk ke dalam hati dan selanjutnya akan memicu berbagai macam perubahan, diantaranya seperti peningkatan prodoksi dari kolesterol jahat dan dapat menurunkan produksi dari kolesterol baik.

Hal inilah yang menjadi penyebab kenapa pemilik perut  buncit memiliki resiko penyakit klolesterol tinggi yang lebih besar.

Tidak berhenti sampai disitu, asam lemak bebas ini dapat membuat insulin menjadi kurang efektif pada saat proses pengontrolan gula darah di dalam tubuh, sehingga resiko terkena diabentes menjadi semakin besar.

Lantas apa yang menjadi penyebab terbesar perut buncit ini?

Tanpa Anda sadari sebeanarnya ada beberapa faktor yang dapat menjadi penyebab membuncitnya perut itu sendiri, diantaranya adalah sebagai berikut ini:

#Lemak

Bisa dibilang bahwa lemak ini merupakan faktor terbesar kenapa perut Anda membuncit. Akan tetapi panyak yang belum sadar bahwa ternyata perut buncit yang disebabakan oleh lemak ini terdiri dari dua jenis lemak.

Untuk dapat mengetahuinya Anda cukup dengan menekanya dengan menggunakan jari. Letakkanlah tangan Anda di atas perut dan tekan sekuat mungkin.

Kemudian rasakanlah apakah lunak seperti halnya marshmallow ataukah terasa keras seperti perut wanita hamil?

Perut buncit yang lunak ini umumnya mengandung lemak subcutaneous, sebuah lemak yang posisinya berada di bawah kulit atau tepatnya berada di atas jaringan otot.

Bebeda dengan perut buncit yang keras, kebanyakan terdiri dari lemak visceral, sebuah lemak yang posisinya diantara otot dan organ.

Apabila dilihat dari sudut pandang kesehatan, perut buncit yang keras memiliki potensi besar terkena penyakit kardiovaskuler dan penyakit dalam.

Hal ini lebih disebabkan karena lemak tersebut posisinya berada jauh di dalam sehingga akan mendorong organ-organ internal sekaligus juga akan mengganggu sistem dari pencernaan serta sirkulasi darah.

Akan tetapi untuk lemak visceral lebih mudah diusir bila dibandingkan dengan lemak subcutaneous. Inilah kenapa laki-laki lebih mudah untuk menurunkan berat badan dibandingkan dengan perempuan. Wanita dalam hal ini cenderung menimbun lemak subcutaneous dari pada lemak visceral.

#Otot yang Lemah

Penyebab terbesar dari perut buncit yang sering tidak disadari selanjutnya adalah dikarenakan otot perut yang mulai melemah.

Melakukan peregangan pada otot sebelum melakukan olehraga sangatlah penting untuk dilakukan.

Akan tetapi apabila Anda memiliki perut buncit maka ini merupakan pertanda apabila perut milik Anda regang sepanjang waktu.

Penjelasan sederhananya seperti ini. Pada saat Anda sedang duduk, posisi lemak visceral yang terdapat di dalam perut Anda akan keluar dan secara perlahan akan menyebabkan otot abdominal semakin melemah.

Sehingga otot-otot yang meregang ini lantas akan kehilangan kemampuan dalam mempertahankan posisi pada bentuk aslinya dulu.

Seiring dengan bertambahnya waktu otot yang terus meregang ini akan semakin menonjol ke depan sehingga perut akan menjadi semakin buncit.

#Hamstring yang Tegang

Tanpa Anda sadari ternayat hamstring yang tegang dapat menjadi penyebab perut menjadi buncit?

Bagaimana mungkin otot yang posisinya ada dibelakang paha bisa menyebabkan perut buncit? Prosesnya bagaimana coba?

Memang secara kontribusi, hamstring yang tegang tidak memiliki kontribusi secara langsung terhadap proses membuncitnya perut.

Akan tetapi bisa dikatakan kontribusinya tidak secara langsung. Lebih jelasnya seperti ini, ketika kondisi hamstring dalam keadaan tegang, secara otomatis tubuh menjadi kesulitan untuk disangga serta sulit tegak.

Dalam kondisi seperti ini, punggung bagian bawah dari tubuh Anda harus kerja lebih ekstra lagi supaya Anda tetap bisa berdiri dengan tegap.

Secara otomatis kerja ekstra berarti tekanan juga ekstra, maka dari itu akan membuat otot pada punggung Anda menjadi cepat lelah.

Kemudian disaat otot bagian tengah semakin melemah, maka secara otomatis tubuh akan mudah sekali untuk limbung dan pada akhirnya perut juga akan mudah mengalami pembuncitan.

#Tulang Belakang Menyusut

Penyebab dari perut menjadi buncit lainnya adalah dikarenakan adanya tulang belakang yang mulai mengalami penyusutan.

Untuk membuktikannya Anda dapat melakukan sebuah percobaan sederhan. Coba Anda ambil posisi merangkak dengan cara bertumpu dengan kedua tangan pada lutut Anda.

Secara otomatis posisi yang seperti ini akan memperlihatkan posisi perut yang menggantung ke bawah serta kelihatan menjadi lebih besar.

Padahal sebenarnya perut Anda ini lebih terlihat rata. Lantas apa yang menyebabkan hal semacam ini?

Dalam kondisi seperti ini gravitasi secara otomatis akan menarik perut Anda menajadi merata sehingga menjadi tersebar dibagian tubuh Anda.

Dengan besarnya potensi bahaya yang dapat ditimbulkan oleh perut buncit ini maka kenalilah sebaik mingkin apa saja yang menjadi penyebab perut buncit dan buatlah keputusan yang cerdas dalam mengatasinya.