Penyebab Obesitas Pada Anak-Anak dan Remaja

Penyebab Obesitas Pada Anak-Anak dan Remaja

Ada banyak istilah bagi pemilik berat badan berlebihan seperti berat badan tidak ideal, gemuk, gendut, dan obesitas. Dan istilah yang lebih banyak dipakai dalam bahasa kedokteran dan ilmiah adalah obesitas.

Pengertian dari obesitas sendiri adalah terjadinya kandungan kalori yang lebih banyak didalam tubuh dibandingkan yang sebenarnya diperlukan oleh tubuh, sehingga terjadi ketidakseimbangan antara asupan makanan yang masuk kedalam tubuh dan proses pembakaran kalori.

Belakangan ini kasus obesitas bukan hanya banyak menimpa orang dewasa tapi dari berbagai kalangan usia juga sudah mulai banyak ditemukan kasus obesitas seperti bayi, balita, anak-anak, dan remaja.

Hal ini disinyalir karena adanya perubahan pola makan dan gaya hidup praktis yang dilakukan oleh orang tua di era modern ini, selain itu anggapan masyarakat yang mengartikan bahwa anak gemuk itu lucu, menggemaskan, dan cukup gizi harus segera diluruskan.

Dan bila ada keluarga, teman, atau Anda sendiri mengalami obesitas maka sebaiknya Anda perlu mengetahui apa saja sebenarnya faktor penyebab obesitas, agar Anda bisa memperbaiki dan mulai menata kembali gaya hidup sehat.

Dan bila Anda memiliki anak yang obesitas ada baiknya bila mulai memberi mereka pengertian akan efek buruk dari kegemukan, selain itu Anda juga pasti tidak ingin buah hati Anda kelak menjadi bahan ejekan teman-temannya.

Faktor Penyebab Obesitas  Pada Anak-anak, Remaja dan Dewasa

Berikut ini faktor penyebab obesitas yang umumnya terjadi pada anak-anak, remaja dan dewasa, yaitu :

  1. Faktor Keturunan (genetik), Kegemukan yang dialami oleh orang tua dapat diturunkan kepada anak-anaknya, jadi boleh dikatakan antara orang tua dan anak-anak tak hanya berbagi gen dan darah, akan tetapi juga kebiasaan, gaya hidup, dan makanan.
  2. Faktor Lingkungan Sekitar, Selain faktor gen faktor lingkungan juga cukup berpengaruh dimana perilaku orang-orang sekitarnya seperti berapa kali mereka makan, aktivitas apa saja yang mereka lakukan, dan berbagai kebiasaan yang orang-orang sekitar lakukan seperti terbiasa makan makanan cepat saji, minum minuman bersoda, dan yang lainnya
  3. Faktor Mental, Reaksi emosional seseorang bisa sangat berpengaruh pada pikiran dan dapat juga mempengaruhi kebiasaan dan pola makannya.  Terdapat gangguan pola makan yang terjadi yang berhubungan erat dengan gangguan emosi dan persepsi negatif pada diri sendiri, yang sering menjadi penyebab paling utama anak-anak dan remaja menjadi obesitas. Gangguan pola makan yang pertama adalah kebiasaan makan yang tidak normal atau makan terlalu banyak dan berlebihan (binge), dan gangguan pola makan yang kedua yaitu kebiasaan makan dimalam hari, dimana mereka tidak bisa tidur bila belum makan pada tengah malam
  4. Faktor Kesehatan, Terdapat beberapa penyakit yang menyebab obesitas, yaitu : Kelainan syarat yang menyebabkan seseorang makan terlalu banyak, Sindroma Prader – Willi, Sindroma Cushing, Hipotiroidisme, dll
  5. Faktor Konsumsi Obat-Obatan tertentu, Terdapat obat-obatan tertentu yang dapat memicu terjadinya penambahan berat badan secara signifikan seperti steroid, dan beberapa obat anti depresi lainnya.
  6. Faktor Kurangnya Aktivitas Fisik, Aktivitas fisik yang kurang bisa menjadi penyebab utama dari peningkatan angka obesitas di kalangan masyarakat yang memiliki tingkat kesejahteraan yang baik. Dimana mereka mengkonsumi makanan yang kaya lemak dan nutrisi, namun kurang melakukan aktivitas karena pada umumnya telah dilengkapi dengan berbagai kemudahan dan fasilitas.

Cara Mengurangi Berat Badan yang Efektif pada anak anak

Setelah mengetahui apa saja faktor penyebab obesitas di atas, maka tentunya cara mengatasi obesitas yang paling efektif adalah mengurangi dan mengatasi semua faktor resiko diatas, seperti :

  • Mengatur asupan kalori dan lemak dalam tubuh
  • membiasakan pola makan dan gaya hidup yang sehat
  • Lebih banyak makan sayuran dan buah-buahan yang mengandung serat
  • Melakukan aktivitas olahraga yang teratur dan konsisten

Keempat hal diatas bila dilakukan dengan disiplin maka dalam waktu yang relatif singkat akan membuat perubahan yang signifikan pada berat badan, bentuk tubuh, dan kebiasaan makan dan hidup yang sehat.