9 Efek Negatif dari Obesitas

9 Efek Negatif dari Obesitas

Obesitas merupakan kondisi seseorang yang ditandai dengan adanya tumpukan lemak yang berlebihan pada tubuh. dan bagi penderitanya seringkali sulit untuk mengatasi masalah berat badan berlebihan ini. obesitas dapat menimpa siapa saja tanpa mengenal jenis kelamin, usia, maupun ras. Dan yang terburuk adalah sebagian dari orang yang mengalami obesitas tidak perduli dan bersikap cuek terhadap penyakit ini dan sering menjadi bahan olok-olokan dan mendapat perlakukan yang kurang pantas dari orang-orang sekitarnya.

Namun selain hal tersebut diatas ada 9 efek negatif lainnya yang perlu Anda ketahui, dan untuk mengetahuinya simaklah uraian dibawah ini.

9 Efek Negatif dari Obesitas

Efek negatif dari obesitas bisa menimpa siapa saja baik pria, wanita, anak-anak, remaja, dan dewasa. Beriktu ini 9 efek negatif dari obesitas yang penting untuk Anda ketahui, yaitu :

  1. Sering merasakan migrain, Orang-orang yang memiliki berat badan berlebihan akan sering merasakan migrain setidaknya memiliki 14 kali serangan migrain setiap bulan. Atau 81% lebih berpotensi tersering migrain bila dibandingkan dengan orang dengan berat badan normal.
  2. Rentan terhadap penyakit kronis, Sel-sel lemak pada tubuh orang obesitas dapat meningkatkan hormon dan pertumbuhan tumor dalam tubuh, sehingga membuat penderita obesitas lebih rentan terhadap berbagai penyakit kronis seperti serangan jantung, tekanan darah tinggi, stroke, diabetes, kolesterol, asam urat dan kanker.
  3. Memiliki potensi menderita kemandulan, Berbagai penyakit dan peradangan yang terjadi karena obesitas dapat membuat tingkat kesuburan mengalami penurunan secara signifikan
  4. Sering mengalami susah tidur (insomnia), Banyaknya kandungan lemak yang terdapat pada leher bisa menutup dan menekan jaringan lunak yang terdapat pada saluran udara ketika tidur, terutama pada posisi terlentang. Sehingga dapat mengurangi kualitas tidur.
  5. Mendapatkan perlakukan tidak pantas atau di bully oleh orang-orang sekitar, Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Universitas Yale, USA, terdapat lebih dari 40% penderita obesitas mengaku mendapat gangguan dan di bully oleh orang-orang sekitar termasuk anggota keluarga sendiri.
  6. Mendapatkan citra negatif dari orang-orang sekitar dan keluarga terkasih, Anggapan orang yang memiliki berat badan berlebihan itu malas, berkemampuan lemah, buruk rupa, dan lamban memberikan citra yang negatif terhadap lingkungannya.
  7. Berpotensi mengalami kondisi keuangan yang rendah, Salah satu faktor seseorang diterima kerja adalah memiliki penampilan yang proposional, hal ini agar mereka lebih mudah bergerak tapi juga dapat menambah rasa percaya diri bila bergaul dilingkungan kerja dan mitra bisnis. Dan hal inilah yang membuat perusahaan jarang mempertimbangkan menerima orang yang memiliki berat badan berlebihan dapat bekerja di berbagai bidang pekerjaan, sehingga berpotensi mengalami masalah keuangan.
  8. Bila hamil, memiliki resiko bayi lahir premature yang lebih besar, Banyaknya tumpukan lemak dapat mengakibatkan terjadinya peradangan dan membuat rahim dan membran serviks menjadi melemah. Hal ini dapat memicu bayi lahir premature. Hal ini bisa berakibat pada kecacatan dan kematian bayi.
  9. Mudah Depresi, Ketidakseimbangan hormon yang terjadi karena obesitas dapat berdampak psikologis terhadap penderita. Terutama kaum wanita, yang memiliki potensi mengalami depresi dalam menghadapi kehidupan.

Kunci Sukses Mengatasi Obesitas

Setelah mengetahui beberapa efek negatif dari obesitas diatas tentulah dapat membuat Anda merasa khawatir, karena itu perlu usaha keras untuk mendapatkan kembali berat badan yang ideal. Dan salah satu kunci sukses dalam mengatasi obesitas adalah dengan menerapkan pola makan sehat, gaya hidup sehat, dan berolahraga secara rutin. Ketiga hal ini harus dijaga dan diatur dengan konsisten, disiplin, dan keinginan yang kuat dari penderita obesitas sendiri.