Manfaat Seledri Bukan Hanya Untuk Penyedap Rasa Makanan

Manfaat Seledri Bukan Hanya Untuk Penyedap Rasa Makanan

manfaat daun seledri

Manfaat seledri tidak hanya digunakan untuk penyedap rasa. Seperti yang kebanyakan orang, mereka menggunakan seledri sebagai penambah rasa pada soto. Padahal, tidak itu saja.

Mungkin Anda akan semakin memburu kuliner yang mengandung seledri setelah tahu banyak sekali manfaat dari daun seledri ini. Khususnya bagi Anda perempuan yang mendambakan kecantikan alami, seledri bisa dijadikan ramuan khusus untuk Anda.

Sebenarnya seledri tidak hanya digunakan sebagai campuran makanan saja. Ada cara lainnya yang bisa Anda terapkan untuk mengambil manfaat daun seledri ini.

Seledri Untuk Kecantikan

Pernah dengar kulit manggis bisa membuat kulit terlihat bersih dan mulus? Manfaat kulit manggis seperti itu pasti sudah pernah Anda ketahui. Dan ini lebih baik daripada menggunakan obat kimia. Dalam hal ini, seledri menjadi alternatif selain kulit manggis.

Bukan saatnya lagi Anda memburu kosmetik yang harganya mahal. Apalagi banyak sekali kosmetik yang ternyata dibredel lantaran BPOM menemukan kandungan berbahaya di dalam kosmetik tersebut.

Semakin banyak perempuan yang mempercayai produk atau ramuan tradisional. Hal ini bisa saja dipengaruhi oleh kekhawatiran mereka ketika menggunakan kosmetik yang berbahan kimia.

Dan untuk menjaga kecantikan, Anda bisa manfaatkan daun seledri. Apa saja yang manfaat yang bisa Anda dapatkan dari daun seledri ini?

  • Menyuburkan Rambut

Kecantikan tidak hanya berkutat dengan wajah yang bersih saja. Lebih dari, kecantikan sangat dipengaruhi oleh rambut. Ada yang bilang rambut adalah mahkota. Jika mahkotanya sangat bagus, maka seorang wanita akan terlihat sangat cantik.

Lihat saja banyak sekali perempuan cantik yang hanya mengubah style rambut. Hal ini bisa Anda lakukan jika Anda memiliki rambut yang lebat.

Manfaatkan seledri untuk mendapatkan rambut yang lebat. Menurut ahli kesehatan, di dalam seledri terdapat kandungan yang bisa membuat rambut tumbuh subur. Selain itu, rambut Anda juga akan terlihat hitam dan cantik.

Caranya sangat mudah. Cukup ambil beberapa helai daun seledri lalu haluskan. Oleskan seledri yang sudah Anda haluskan pada rambut dan diamkan hingga 1 jam. Setelah itu, bilas rambut dengan air dingin. Gunakan shampoo untuk menghilangkan aroma seledri yang menyengat.

  • Mengatasi Masalah Pada Wajah

Apa yang membuat perempuan terlihat kurang cantik? Umumnya, mereka merasa tidak percaya diri jika memiliki wajah yang berjerawat dan berminyak. Dua masalah pada wajah ini bisa disebabkan oleh pola hidup yang kurang sehat atau penggunakan kosmetik yang berlebihan.

Untuk sementara waktu, hentikan dulu menggunakan kosmetik secara berlebihan. Anda bisa ambil manfaat seledri untuk menghilangkan jerawat serta mengatasi masalah kulit wajah berminyak.

Caranya berbeda dengan memanfaatkan seledri untuk menyuburkan rambut. Anda harus lebih dulu merebus seledri ke dalam air yang sudah mendidih. Setelah itu, diamkan dan teruh air seledri tersebut ke dalam kulkas. Gunakan air tersebut untuk membasah wajah di malam hari sebelum Anda tidur. Anda perlu rutin menggunakan air seledri tersebut agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Tahukah Anda kenapa seledri bisa mengatasi masalah jerawat dan kulit wajah berminyak? Menurut pakar kesehatan kulit, di dalam seledri, terdapat kandungan air serta antioksidan yang sangat banyak. Kandungan itulah yang akan melawan radikal bebas serta membantu meremajakan sel-sel kulit yang baru.

  • Mata Kering

Kecantikan bisa dipancarkan dari mata. Apa jadinya jika mata Anda terlihat kering? Mata Anda akan terlihat tidak sehat dan terkesan berwarna kemerah-merahan. Padahal mata yang cantik itu mata yang bening.

Jangan sepelekan masalah yang satu ini. Sebenarnya, mata kering ini tidak hanya berpengaruh pada penampilan Anda. Lebih dari itu, mata yang kering ini membuat penglihatan Anda kurang jelas, terasa perih di mata, serta tingginya resiko terkena masalah kesehatan mata.

Memang ada tingkatan tersendiri. Ketika mata kering Anda belum begitu parah, sebaiknya Anda gunakan seledri untuk mengatasi masalah tersebut. Caranya adalah dengan mengkonsumsi ramuan seledri.

Tumbuk seledri lalu masuk seledri yang sudah Anda haluskan ke dalam gelas. Campurkan dengan garam sedikit saja dan air. Anda bisa konsumsi air tersebut tiga kali sehari dan lihat perubahannya. Mata tidak kering lagi, melainkan terlihat cerah dan bersih.

Jadi semakin ingin mencoba dan merasakan sendiri manfaat seledri untuk kecantikan, bukan? Akan tetapi, bukan berarti manfaat seledri ini hanya untuk kaum hawa saja. Laki-laki pun bisa mendapatkan manfaat daun seledri mengingat ada banyak lagi khasiat yang bisa didapatkan.

Manfaat Seledri Untuk Kesehatan Secara Umum

Sebelumnya, apakah Anda tahu apa yang paling penting untuk menjaga kesehatan? Ketahanan tubuh atau biasanya disebut dengan immune system. Jika ketahanan tubuh kuat, maka Anda tidak akan mudah terserang penyakit.

Dan inilah yang ditawarkan oleh daun seledri. Bisa dikatakan ini manfaat daun seledri yang paling utama.

Lebih spesifik lagi, berikut ini beberapa penyakit yang bisa disembuhkan dengan memanfaatkan daun seledri saja.

  • Rematik

Ada yang bilang ini adalah penyakit yang diderita oleh orang yang sudah berusia lanjut. Namun, pada kenyataannya, tidak jarang anak muda yang sudah mengalami masalah kesehatan yang satu ini. Hal ini disebabkan pola hidup yang kurang sehat seperti sering mandi di malam hari dan kurang berolahraga.

Jika ada tanda-tanda Anda mengalami rematik, sebaiknya Anda mulai mengkonsumsi lebih banyak seledri. Anda bisa campurkan di berbagai menu makanan atau Anda buat jus seledri yang dicampur dengan madu atau susu.

Di dalam seledri, terdapat kandungan poliastelin yang menurut penelitian kandungan ini sangat penting untuk menyembuhkan rematik. Ini merupakan penyakit yang disebabkan oleh asam urat yang menumpuk dan mengkristal. Akibatnya, sendi menjadi sulit untuk digerakkan. Dengan mengkonsumsi seledri, asam urat yang mengkristal pada persendian akan dihancurkan dan Anda bisa bergerak bebas tanpa ada rasa nyeri pada sendi-sendi tubuh Anda.

  • Mengatasi Batu Ginjal

Kebanyakan orang yang mengalami masalah dengan batu ginjal disebabkan karena kurang mengkonsumsi air putih dan sering menahan buang air kecil. Mereka akan berakhir di meja operasi.

Beruntung jika batu ginjal masih sangat kecil sehingga bisa ditembak dengan laser dan akhirnya batu ginjal tersebut akan pecah kecil-kecil dan larut melalui air seni. Yang dikhawatirkan adalah bagaimana jika batu ginjal sudah sangat besar sehingga tidak ada cara lain selain melakukan operasi.

Seledri memiliki sifat deuretik. Artinya, obat herbal yang satu ini bisa memecahkan serta menghilangkan batu ginjal. Dan ini bisa dijadikan obat mengatasi batu ginjal. Sayangnya, diperlukan waktu yang cukup lama untuk merasakan khasiatnya.

  • Meredakan Batuk

Sekarang Anda tidak perlu lagi repot-repot pergi ke apotek untuk membeli obat batuk. Anda bisa membuat obat batuk sendiri dengan memanfaatkan seledri.

Siapkan beberapa helai daun seledri. Rebus dengan air mendidih. Diamkan dan campur dengan madu. Minumlah tiga kali sehari dan batuk yang Anda alami akan hilang.

  • Mengatasi Stress

Siapa sangka jika seledri ini bisa mengatasi stress. Menurut ahli kesehatan, hal ini disebabkan ada kandungan flavonoid di dalam seledri. Flavonoid inilah yang berperan menurunkan stress di dalam darah.

  • Menurunkan Hipertensi

Pernah dengar obat herbal yang katanya bisa menurunkan hipertensi tapi setelah itu tekanan darah sangat rendah? Ini disebabkan kandungannya yang sangat kuat.

Berbeda dengan seledri. Menurut penelitian, seledri mampu menurunkan hipertensi hingga 14 persen saja. Jadi, tekanan darah sangat rendah tidak perlu dikhawatirkan lagi.

Itulah beberapa manfaat daun seledri. Semoga Anda bisa menjalani hidup sehat dengan memanfaatkan apa saja yang ada di sekitar. Anda juga perlu tahu manfaat temulawak yang tak kalah pentingnya bagi kesehatan tubuh.

7 Manfaat Daun Insuline untuk Kesehatan yang Harus Anda Ketahui

7 Manfaat Daun Insuline untuk Kesehatan yang Harus Anda Ketahui

Pernahkah Anda mendengar tanaman yakon? Sebagian besar dari Anda pasti baru mendengar tanaman yakon, bahkan belum tahu seperti apa bentuk serta warnanya.

 

Namun jika Anda ditanya apakah pernah mendengar tanaman insuline, kemungkinan besar jawabannya adalah pernah mendengar tanaman ini. Padahal sebenarnya yakon adalah sebutan lain dari tanaman insuline itu sendiri.

Pada umumnya, banyak yang sudah menerapkan cara alami menjaga kecantikan dengan menggunakan kulit manggis atau daun pepaya.

Tanaman insuline ini sebenanarnya bukan tanaman asli dari Indoneisa. Awal mula diperkanalkan di Indonesia kira-kira pada tahun 1990.

Daun yang berasal dari Andes utara dan tengah dari Kolumbia ke Argentina utara ini memiliki nama latin Smallanthus Sonchifolius.

Di indonesia, tanaman insuline ini sering dimanfaatkan untuk tanaman pagar di halaman rumah atau sering dimanfaatkan juga sebagai tanaman hias.

Ciri dari tanaman insuline ini memiliki bunga bewarna yang ada kemiripan dengan bunga matahari, daun manjari, dan batang kayunya berukuran kurang lebih sekitar satu meter.

Ketika daun insuline ini Anda pegang akan membuat tangan terasa pahit. Untuk itulah banyak masyarakat yang menyebut tanaman insuline ini dengan tanaman paitan.

Bahkan di Indonesia sendiri setiap daerah berbeda penyebutan nama terkait dengan tanaman insuline ini.

Ada yang menyebutnya dengan kayu paik, kembang bulan, rondo semoyo, harsaga, dan kipait.

Telepas dari semua itu, ada rahasia besar yang dimiliki oleh daun insuline ini, yakni berbagai macam manfaat daun insuline bagi kesehatan tubuh manusia.

Pada mulanya, daun insuline ini lebih dikenal sebagai obat diabetes saja, akan tetapi ternyata daun insuline ini memiliki manfaat yang lebih besar lagi dari pada itu.

Bahkan sekarang ini diberbagai negara daun insuline ini tidak hanya dimanfaatkan sebagai antidiabetes saja, namun juga dimanfaatkan sebagai antivirus, obat liver, dan obat untuk radang tenggorokan.

Kandungan Daun Insuline

Menurut dari pakar penelitian tanaman insuline, yakni Michael Hermann yang berasal dari Research Project Leader of the Andean Roots and Tubers mengatakan bahwa di dalam daun insuline kandungan fruktosanya 35% free dan 25% terikat.

Sedangkan menurut Dr. Sri Widowati yang merupakan peneliti dari Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian Bogor mengungkapkan bahwa dau insuline pada setiap unit-unitnya terkandung gula-gula fruktosa yang tidak bisa dicerna oleh enzim pencernaan namun dapat difermentasi oleh usus besar.

Situasi inilah yang kemudian dapat mencegah penderita diabetes dari hiperglikemia (kadar gula darah yang tinggi).

Maka dari itu dengan memanfaatkan daun insuline kemungkinan besar bisa meningkatkan kadar gula dalam darah.

Itulah kenapa sudah dari sejak dulu daun insuline ini sering dimanfaatkan para penderita diabetes untuk mengontrol kadar gula di dalam darahnya.

Manfaat Daun Insuline bagi Kesehatan

Memang pada awalnya daun insuline ini dikenal sebagai obat untuk penyakit diabetes. Namun ternyata daun insuline ini memiliki manfaat yang lebih besar lagi dari pada itu. Bahkan selain dalam hal kesehatan, daun insuline ini juga dapat dimanfaatkan untuk kecantikan.

Namun di sini hanya akan membahas manfaat daun insuline untuk kesehatan. Untuk manfaat daun insuline bagi kesehatan diantaranya adalah:

  1. Antibakteri dan Antimikroba

Banyak yang sering mengalami permasalahan pada sistem ekskresi yang diakibatkan adanya permasalahan pada ginjal dan hati yang disebabkan oleh kuman atau bakteri.

Dengan cara Anda sering mengkonsumsi daun insuline secara teratur bisa menghambat perkembangan kuman serta bakteri berbahaya yang ada pada ginjal dan yang ada di kandung kemih.

Sehingga pada akhirnya proses pengeluaran limbah dari dalam tubuh akan menjadi semakin lancar.

  1. Dapat Menekan Kadar Gula Darah dalam Tubuh

Bisa dikatakan bahwa daun insuline ini sangat tepat jika sering-sering dikonsumsi oleh para penderita diabetes.

Kenapa bisa seperti itu, alasannya adalah sebab zat aktif yang terkandung pada daun insuline memiliki kemampaun untuk menurunkan kadar gula darah.

Apalagi daun insuline dikenal memiliki kandungan kalori yang sangat rendah. Untuk itulah sangat cocok untuk mengurangi potensi terjadinya serangan hiperglikemik.

Tidak hanya memiliki kemampuan untuk menurunkan kadar gula darah saja, namun juga memiliki kemampuan untuk mengontrol kadar gula dalam darah.

  1. Memiliki Efek Prebiotik

Banyak yang belum menyadarinya bahwa ternyata pada daun insuline juga terkandung fructooligosaccgarides yang merupakan fruktosa yang sangat baik untuk bakteri baik yang terdapat di dalam usus.

Maka dari itu jika Anda sering-sering mengkonsumsi daun insuline ini bisa memperlancar sistem pencernaan.

  1. Pencegahan untuk Penyakit Kanker

Perlu Anda pahami bahwa sebenarnya pada setiap tubuh manusia memiliki sel kanker. Agar supaya sel kanker yang ada di dalam tubuh tidak aktif maka Anda disarankan untuk memperbanyak konsumsi sayuran yang mengandung antioksidan.

Dikarenakan pada daun insuline ini sangat kaya akan senyawa antikosidan alami maka akan sangat pas jika Anda manfaatkan untuk tindakan pencegahan bagi penyakit kanker.

Bahkan senyawa antikosidan alami yang banyak terkandung pada daun insuline ini juga memiliki kemampuan untuk menjaga imunitas dan setamnina tubuh.

  1. Dapat Merangsang Kesehatan Fungsi Hati

Jika Anda termasuk orang yang sering mengkonsumsi obat-obatan atau sering minum-minuman yang bersoda maka berhati-hatilah, sebab kebiasaan Anda ini selain dapat mengganggu kinerja hati juga bisa memperberatnya.

Namun situasi ini dapat Anda kondisikan dengan cara memperbanyak konsumsi daun insuline.

Kenapa demikian, sebab daun insuline memiliki kemampuan untuk mengembalikan fungsi hati, bahkan daun insuline juga bisa dimanfaatkan untuk mencegah penyakit hati.

  1. Dapat Menghilangkan Radang pada Tenggorokan

Pada musim tertentu, misalnya saja musim panca roba, suhu menjadi sangat tidak terkendali. Sering sekali terjadi kenaikan dan penurunan suhu secara ekstrim. Kondisi seperti ini ternyata bisa berpengaruh terhadap tenggorokan.

Kondisi seperti ini bisa Anda hadapi dengan cara mengkonsumsi daun insuline. Hal ini dikarenakan daun insuline memiliki fungsi dapat mengurangi radang pada tenggorokan dengan sangat cepat.

  1. Dapat Menyehatkan Ginjal

Ginjal sangat berpotensi terserang oleh kuman dan virus jahat. Akan sangat berbahaya jika situasi seperti ini menimpa ginjal Anda.

Untuk itulah atasi dengan menggunakan daun insuline, sebab daun insuline ini memiliki kemampuan untuk membunuh kuman dan virus jahat yang berpotensi menyerang ginjal tersebut.

Cara Membuat Ramuan daun Insuline

Membuat ramuan tradisional dari daun insuline sangatlah mudah untuk dilakukan. Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah siapkan daun insuline sejumlah 15 lembar, daun tersebut bisa yang sudah kering atau yang masih segar.

Setelah itu cuci sampai bersih kemudian rebus dengan menggunakan air sebanyak 5 gelas. Tunggu sampai air rebusan tadi tersisa 3 gelas. Kemudian angkat dan saring.

Kemudian minumlah ramuan dari daun insuline tadi 2 sampai 3 kali sehari dengan cara teratur.

Begitu besar manfaat daun insuline bagi kesehatan tubuh manusia. Apalagi untuk para penderita diabetes. Untuk itulah sangat disarankan kepada Anda untuk memanfaatkan daun insuline ini.

 

Cara Membuat Ramuan dari Brotowali untuk Mengobati Berbagai Macam Penyakit

Cara Membuat Ramuan dari Brotowali untuk Mengobati Berbagai Macam Penyakit

Brotowali merupakan salah satu jenis tanaman yang sudah terun temurun dipercaya dapat memberikan banyak sekali khasiat bagi kesehatan. Untuk itulah brotowali ini sudah sejak dulu dikenal sebagai salah satu tanaman obat tradisional.

Tanaman liar yang sering tumbuh di sekitar rumah Anda ini memiliki nama latin Tinospora crispa (L.) Miers ex Hoff. f.

Tanaman brotowali ini juga juga dikenal dengan sebutan antawali, andawali, daun gadel, dan putrawali.

Lantas apa manfaat tanaman brotowali untuk kesehatan?

Sebelum mengulas apa saja manfaat brotowali bagi kesehatan, terlebih dahulu akan diulas beberapa zat yang terkandung di dalam tanaman brotowali.

Alasan terbesar kenapa brotowali memiliki kemampuan untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit lantaran zat-zat yang terkandung di dalam tanaman brotowali itu sendiri.

Pada tanaman brotowali ini terdapat beberapa kandungan kimia alami seperti halnya alkalid yang terkandung pada akar dan batangnya.

Selain itu pada tanaman brotowali ini di dalamnya juga trkandung glikosida pikroretosid, damar lunak, zat pahit pokrotein, pati, palmatin, hars, kolumbu pada akarnya, berberin, dan kokulin (pikrotoksin).

Sedangkan dari bagian tanaman brotowali yang sering diambil manfaatnya untuk kesehatan adalah pada bagian batangnya.

Sebab zat pahit yang tersimpan pada batang brotowali ini memiliki sifat yang sangat kuat jika digunakan untuk membasmi virus dan juga racun yang menyelinap secara bergerombol ke dalam tubuh.

Untuk itulah jika Anda sering-sering memanfaatkan tanaman brotowali ini secara otomatis virus dan juga racun yang ada di dalam tubuh akan hilang dengan sendirinya.

Selain itu di bagian kulit batang dari tanaman brotowali ini terdapat beberapa senyawa kimia alami, yakni damar lunak yang bewarna kuning sedang dan alkaloid.

Sedangkan zat kimia alami yang terdapat pada akar brotowali adalah zat kolumbin dan berberin.

Untuk fungsi dari alkalid adalah sebagai pembunuh dari bakteri yang terdapat pada luka yang diakibatkan jatuh.

Selain itu untuk zat pahit pikroretin yang terdapat di bagian akar serta batang dari tanaman brotowali ini memiliki peran sebagai perangsang dari kerja urat syaraf pada saluran pernafasan.

Sehingga suhu tubuh yang sedang panas akan diturunkan seiring dengan banyaknya pertukaran zat tersebut.

Membuat Ramuan Obat dari Tanaman Brotowali

Meskipun tanaman brotowali ini memiliki kemampuan untuk menyambuhkan penyakit tertentu namun jika tidak mengerti bagaimana cara membuatnya juga akan menjadi sia-sia.

Lantas bagaimana cara membuat obat tradisional dari tanaman brotowali ini? Inilah caranya:

  1. Sebagai Obat Rematik

Sebenarnya cara membuat ramuan tradisional tanaman brotowali untuk mengobat penyakit sangatlah mudah. Bahkan siapapun dipastikan bisa melakukannya.

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah potong 1 jari dari batang brotowali, setelah itu bersihkan sampai bersih. Ambillah batang brotowali yang sudah bersih tadi secukupnya saja.

Setelah itu langkah selanjutnya adalah panaskan 3 gelas air di dalam panci dan masukkan batang brotowali yang sudah Anda potong-potong dan bersihkan tadi. Tunggu sampai airnya tersisa 1 1/5 saja.

Sebelum Anda meminumnya, tunggu sampai dingin dulu. Agar supaya tidak pahit Anda bisa menyampurnya dengan madu murni. Minum ramuan yang sudah Anda campur dengan madu tadi 3 kali sehari.

Yang perlu Anda perhatikan juga saat memanfaatkan tanaman brotowali untuk rematik adalah tidaklah cukup meminum ramuan yang sudah Anda buat tadi hanya sehari saja.

Sebab masalah persendian yang sakit ini akan diminimalisir dalam jangka waktu yang cukup panjang.

  1. Obat Penyakit Kencing Manis

Tanaman brotowali juga dikenal memiliki kemampuan untuk mengatasi penyakit kencing manis.

Sedangkan untuk membuat ramuan tradisional brotowali sebagai obat kencing manis caranya adalah dengan memadukan 1/3 genggam daun sambiloto, 3/4 jari dari batang brotowali, dan daun kumis kucing.

Setelah itu bersihkan lalu potong-potong kemudian rebus dengan menggunakan 3 gelas air dan sisakan menjadi 2 gelas saja.

Kemudian tunggu hingga dingin dan minumlah air hasil rebusan tadi setelah Anda makan. Diminum 2 kali sehari masing-masing 1 gelas. Lakukanlah cara ini secara teratur supaya hasilnya lebih maksimal lagi.

  1. Bisa Menjadi Obat Demam

Dikarenakan beberapa zat kimia alami yang terkandung di dalam tanaman brotowali, menjadikannya memiliki kemampuan untuk menjadi obat demam.

Sdedangkan cara membuat ramuan brotowali sebagai obat demam adalah dengan merebus 2 jari batang brotowali yang sudah Anda bersihkan sebelumnya dengan menggunakan 2 gelas air.

Setelah itu tunggu sampai air rebusan tadi tersisa 1 gelas saja. Sebelum Anda meminumnya tunggu terlebih dahulu sampai dingin dan agar supaya tidak pahit bisa Anda campur dengan madu. Minumlahlah ramuan tadi dua kali sehari. Masing-masing setengah gelas.

  1. Obat Gatal-gatal

Cara membuat ramuan tradisional brotowali untuk mengobati gatal-gatal adalah dengan cara merebus 20 g batang dari tanaman brotowali dengan 2 gelas air. Setelah itu tunggu hingga airnya tinggal setengahnya saja.

Diamkan sebentar sampai air rebusan tadi sedikit lebih dingin. Kemudian pakai air rebusan tadi untuk merendam bagian tubuh Anda yang gatal. Lakukanlah cara ini 2 kali sehari.

  1. Untuk Mengobati Luka, Kudis, dan Koreng

Untuk cara membuatnya adalah ambil kira-kira 30 cm batang brotowali sekaligus daunnya juga. Bersihkan sampai bersih dan potong-potong menjadi masing-masing 5 cm.

Setelah itu rebus dengan menggunakan 6 gelas air selama kurang lebih ½ jam. Tunggu hingga sedikit dingin kemudian gunakan untuk membersihkan bagian tubuh yang luka.

Agar hasilnya lebih maksimal lagi, tumbuk 7 batang daun brotowali sampai halus dan tempelkan pada kulit yang luka tadi. Setelah itu balut dengan menggunakan perban. Perlu Anda perhatikan juga untuk mengganti balutan serta ramuan tadi setiap 2 hari sekali.

  1. Sebagai Obat Malaria

Cara membuat obat tradisional malaria dari tanaman brotowali adalah dengan cara mengambil 20 cm batang brotowali berikut daunnya. Setelah itu bersihkan dan rebus dengan menggunakan 1 gelas air.

Tunggu rebusan tadi hingga airnya tinggal setengahnya saja. Setelah dingin, sebelum Anda meminumnya agar supaya tidak pahit Anda bisa mencampurnya dengan madu. Minumlah ramuan ini 3 kali sehari.

  1. Obat untuk Penyakit Diabetes

Cara membuat obat diabetes dari tanaman brotowali adalah dengan cara merebus 10 cm batang brotowali sekaligus akarnya dengan menggunakan 3 gelas air. Setelah mendidih, saring kemudian diamkan sampai dingin. Minumlah ramuan ini 2 kali sehari.

  1. Sebagai Obat Hepatitis

Cara membuatnya adalah dengan merebus 20 cm batang brotowali sekaligus daunnya juga denga  1 gelas air.

Ketika akan mendidih, campurkan air perasan dari 3 jari temulawak yang sudah Anda parut dan disaring. Minumlah ramuan ini 3 kali sehari.

Melihat begitu mudahnya membuat ramuan dari tanaman brotowali maka tidak ada salahnya untuk Anda coba sendiri di rumah.

 

Benarkah Daun Sirih Bagus untuk Kewanitaan? Cek Dulu Di Sini

Benarkah Daun Sirih Bagus untuk Kewanitaan? Cek Dulu Di Sini

daun sirih untuk kewanitaan

Dikarenakan zat yang terkandung di dalam daun sirih ini, sudah sejak dari dulu daun sirih ini banyak dimanfaatkan baik untuk kesehatan, kecantikan, dan juga untuk merawat organ intim kewanitaan.

Daun sirih merupakan salah satu jenis tanaman asli Indonesia. Daun sirih ini merupakan jenis tananaman yang tumbuh dengan cara merambat atau bersandar pada batang pohon lainnya.

Meskipun terlihat biasa-biasa saja dan seperti dedaunan pada umumnya, ternyata daun sirih ini memiliki sejuta manfaat bagi tubuh Anda.

Selain bisa Anda manfaatkan untuk merawat kecantikan dan untuk merawat organ kewanitaan, manfaat dari daun sirih ini terbilang sangat banyak untuk kehidupan sehari-hari, baik dalam hal perawatan ataupun penyembuhan berbagai macam jenis penyakit.

Namun untuk kali ini hanya akan diulas manfaat daun sirih untuk kewanitaan dan kecantikan saja.

Jenis daun Sirih

Di atas sudah sedikit disinggung bahwa daun sirih ini merupakan tanaman merambat asli Indonesia.

Umumya orang zaman dahulu sering memanfaatkan daun sirih ini untuk dikunyah bersamaan dengan pinang dan kapur.

Kegiatan ini dikenal dengan nyirih, akan tetapi di setiap daerah terkadang berbeda penyebutan dari kegiatan seperti ini, contohnya saja di Jawa. Di Jawa orang-orang menyebut kegiatan seperti ini dengan nama nginang.

Masayarakat pada zaman dahulu tentunya bukan tanpa alasan melakukan kegiatan seperti ini. Terbukti bawa di dalam dunia medis, mengunyah daun sirih ini memiliki manfaat dapat mencegah berbagai macam penyakit mulut.

Beberapa penyakit mulut yang bisa di cegah lantaran sering mengunyah daun sirih diantaranya seperti dapat menghilangkan bau mulut tidak sedap, dapat mencegah terkena kanker mulut, dapat mencegah gigi yang berlubang, dan dapat mencegah sariawan.

Sedangkan untuk jenisnya sendiri, daun sirih ada yang berwarna hijau dan juga merah. Untuk daun sirih yang memiliki warna hijau lebih cenderung memiliki sifat sebagai antiseptik.

Untuk itulah daun sirih yang bewarna hijau ini sering sekali dimanfaatkan untuk membasmi bakteri maupun kuman.

Sedangkan untuk daun sirih yang bewarna merah lebih dikenal memiliki khasiat untuk mengobati penyakit-penyakit yang berbahaya, contohnya saja seperti penyakit kanker, stroke, darah tinggi, dan lain sebagainya.

Hal ini disebabkan karena daun sirih yang bewarna merah ini di dalamnya terkandung sejumlah flavonoid, tanin, alkaloid, minyak atsiri, dan senyawa polifenolat.

Dan menarinknya lagi adalah hampir semua kandungan yang terdapat pada daun sirih yang bewarna hijau terkandung juga pada daun sirih yang bewarna merah.

Untuk itu dapat diambil kesimpulan bahwa dari kedua jenis daun sirih tersebut, daun sirih yang memiliki warna merah lebih memiliki khasiat jika dibandingkan dengan daun sirih yang bewarna hijau.

Manfaat Daun Sirih untuk Kewanitaan

Di atas sudah sedikit disinggung bahwasanya daun sirih ini kaya akan manfaat. Bahkan bisa dikatakan bisa dimanfaatkan untuk berbagai macam bidang. Baik untuk kesehatan dan kecantikan.

Namun untuk manfaat daun sirih bagi wanita adalah sebagai beikut ini:

  1. Mengatasi dan Mengobati Gatal pada Vagina

Gatal yang sering terjadi pada daerah kewanitaan ini umumnya sering disebabkan oleh bakteri, kuman, dan jamur yang timbul akibat beberapa faktor. Contohnya saja seperti diakibatkan kurang bersih pada saat membersihkan bagian kewanitaan ini.

Dikarenakan daun sirih ini di dalamnya terkandung beberapa zat yang bisa membasmi bakteri, kuman, dan jamur misalnya seperti minyak atsiri, anti jamur, antiseptic, dan antioksidan.

Selain dapat membasminya, zar-zat tersebut juga memiliki kemampuan untuk mengobati rasa gatal berlebihan pada vagina itu sendiri.

  1. Dapat Membantu Melancarkan Haid

Bagi Anda yang sering mengalami haid yang tidak lancar juga bisa memanfaatkan daun sirih ini untuk mengatasinya.

Caranya juga sangat mudah. Anda tinggal merebus beberapa lembar dari daun sirih ini kemudian air dari rebusan daun sirih tadi tinggal Anda minum.

Usahakan sebelum Anda merebus daun sirih tadi untuk mencucinya sampai bersih terlebih dahulu.

  1. Dapat Mengatasi Keputihan

Bagi Anda yang sering mengalami keputihan, baik yang normal ataupun yang tidak normal bisa memanfaatkan daun sirih ini untuk mengatasinya.

Ternyata zat yang terkandung di dalam daun sirih ini juga memiliki kemampuan untuk mengatasi permasalahan keputihan.

Untuk caranya adalah dengan membersihkan vagina dengan air rebusan dari daun sirih ini. Atau Anda juga bisa mengoleskan air rebusan daun sirih yang dicampur dengan kunyit secara bersamaan.

  1. Dapat Mengatasi Sekaligus Menghilangkan Bau yang Tidak Sedap

Bau tidak sedap pada daerah kewanitaan bisa menjadi sangat mengganggu. Apalagi bagi Anda yang sudah bersuami.

Memiliki daerah kewanitaan yang berbau akan menimbulkan perasaan kurang percara diri terlebih lagi pada saat berhubungan intim dengan suami.

Jika Anda ingin terhindar dari permasalahan ini maka caranya gampang. Anda bisa memanfaatkan air rebusan dari daun sirih dengan cara meminumnya.

Selain itu Anda juga bisa menggunakan air rebusan daun sirih tadi untuk membersihkan organ intim kewanitaan Anda.

  1. Dapat Mengobati Jerawat

Daun sirih juga ternyata bisa Anda manfaatkan untuk membasmi jerawat, bahkan berbagai macam jenis jerawat bisa diatasi hanya dengan menggunakan daun sirih ini.

Untuk caranya adalah ambil 8 sampai 10 lembar daun sirih dan cuci hingga bersih. Setelah itu daun sirih tadi remas atau bisa juga ditumbuk, dengan tumbukan yang masih kasar, tidak sampai lembut tumbukannya. Setelah itu seduh dengan menggunakan air panas kemudian air tadi Anda gunakan untuk membasuh muka yang ada jerawatnya.

Jika ingin cepat terbebas dari permasalahan jerawat maka lakukanlah cara seperti ini 2 sampai 3 kali dalam sehari.

  1. Dapat Menghilangkan Bau Badan

Memiliki bau badan yang tidak sedap tentunya akan sangat mengganggu, baik mengganggu diri Anda sendiri dan juga orang yang ada di sekitar Anda.

Untuk menghilangkan bau badan yang tidak sedap ini Anda bisa memanfaatkan daun sirih. Caranya adalah ambil 5 lembar daun sirih, bersihkan lalu rebus dengan menggunakan dua gelas air. Tunggu rebusan tadi sampai air tersisa satu gelas saja.

Setelah itu minumlah air rebusan tadi pada siang hari. Lakukanlah secara rutin dan nikmatilah hasilnya.

  1. Dapat Menghilanghkan Keringat Berlebih

Ada sebagian orang yang cepat sekali mengeluarkan keringat. Bagi Anda yang sering mengalami keadaan semacam ini ternyata bisa diatasi dengan menggunakan daun sirih.

Hal ini disebabkan lantaran daun sirih memiliki kemampuan dapat mengontrol senyawa kavicol dan estragol pada saat memproduksi kelenjar keringat.

Itulah  7 khasiat daun sirih untuk kewanitaan dan juga kecantikan. Agar supaya hasilnya lebih maksimal lagi maka gunakanlah daun sirih ini secara teratur. Dikarenakan begitu besar manfaat yang bisa diambil dari daun sirih ini maka jangan sampai Anda tidak mengambil manfaat dari daun sirih ini.

Dapatkan juga informasi penting lainnya seperti halnya manfaat madu yang tak kalah pentingnya untuk kecantikan.

 

 

 

Sejuta Manfaat Daun Pepaya Untuk Kecantikan dan Kesehatan

Sejuta Manfaat Daun Pepaya Untuk Kecantikan dan Kesehatan

manfaat daun pepaya

Dengan ciri khasnya yang sangat pait, ternyata daun pepaya menyimpan sejuta manfaat di dalamya. Daun pepaya ini bahkan bisa Anda manfaatkan dalam hal kecantikan dan kesehatan sekaligus.

Buah pepaya merupakan salah satu buah yang banyak digemari oleh masayarakat Indonesia. Harga buahnya yang sangatlah murah namun memiliki rasa yang manis menjadikan buah pepaya banyak yang menyukainya.

Beda dengan buahnya, daun pepaya terkenal dengan rasa pahitnya. Namun tanpa Anda sadari ternyata dibalik kepahitannya ini menyimpan setuja manfaat bagi tubuh Anda.

Meskipun demikian, banyak yang lebih suka memanfaatkan buahnya saja padahal sebenarnya daunnya ini lebih memiliki banyak sekali manfaat.

Daun pepaya ini pada umumnya dapat dinikmati dalam berbagai jenis bentuk hidangan, contohnya saja seperti lalapan.

Namun, agar supaya dapat mendapatkan manfaat dari daun pepaya secara lebih maksimal lagi, maka Anda sebaiknya mengolah daun pepaya tersebut. Olahan tersebut bisa dalam bentuk olahan kuliner, teh, atau bahkan ekstrak daun pepaya.

Bagi Anda yang ingin tampil cantik dan memiliki badan sehat dengan modal yang murah, maka cara terbaik yang bisa diupayakan adalah dengan memanfaatkan daun pepaya ini.

Manfaat Daun Pepaya Untuk Kecantikan

Indikator bahwa daun pepaya memiliki sejuta manfaat untuk kecantikan bisa dibuktikan dengan saat ini banyak sekali produk kecantikan yang memanfaatkan daun pepaya.

Untuk mengetahui lebih jauh lagi apa saja manfaat daun pepaya untuk kecantikan, Anda bisa menyimak dengan seksama ulasan di bawah ini:

  1. Dapat Dimanfaatkan Sebagai Pembersih Kulit

Memiliki kulit yang segar, bersih, cerah merupakan idaman dari setiap orang, terlebih lagi bagi kaum hawa.

Untuk mendapatkan kondisi kulit yang seperti ini Anda bisa memanfaatkan daun pepaya. Sebab daun pepaya mengandung senyawa karpain.

Senyawa karpain ini memiliki kemampuan untuk membunuh mikroorganisme pengkrusak kulit, sehingga kulit kotor yang diakibatkan noda, bintik-bintik, jerawat bahkan bekasnya akan bersih seketika.

  1. Dapat Mengurangi Ketombe

Siapa coba yang tidak merasa jengkel ketika memiliki rambut yang berketombe. Selain menyiksa sebab rasa gatal yang ditimbulkannya, ketombe juga dapat merusak penampilan.

Untuk mengatasi permasalahan seperti ini Anda bisa memanfaatkan daun pepaya ini. Alasannya adalah senyawa karpain yang terkandung di dalam daun pepaya ternyata juga memiliki kemampuan untuk menghancurkan kotoran serta minyak yang menempel di kulit kepala.

Alhasil setelah dibasmi oleh senyawa karpain ini maka kulit kepala akan menjadi bersih dan secara otomatis permasalahan ketombe ini bisa teratasi.

  1. Dapat Dijadikan Sebagai Kondisioner

Selain dapat mengusir ketombe, ternyata daun pepaya juga bisa Anda jadikan sebagai kondisioner yang sangat bagus untuk rambut. Dengan memanfaatkan daun pepaya ini rambut Anda akan menjadi semakin lembut lagi.

  1. Melembutkan dan Melembabkan Wajah

Jika Anda ingin kulit wajah Anda kelembabannya terjaga maka bisa memanfaatkan daun pepaya ini. Bahkan selain terjaga kelembabannya, kulit wajah akan menjadi semakin lembut juga.

Jadi bagi Anda yang merasa memiliki kulit wajah yang kering dan kasar disarankan untuk memanfaatkan daun pepaya ini.

Manfaat Daun Pepaya Untuk Kesehatan

Selain memiliki sejuta manfaat untuk kecantikan, ternyata daun pepaya juga memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan.

Daun pepaya ini memiliki beragam manfaat untuk proses pencegahan bahkan penyembuhan berbagai jenis penyakit.

Bahkan banyak sekali penyakit-penyakit yang bisa disembuhkan dengan menggunakan daun pepaya ini.

Untuk lebih jelasnya apa saja manfaatkan daun pepaya untuk kesehatan, Anda bisa menyimak ulasan yang ada di bawah ini:

  1. Sebagai Obat Demam Berdarah

Ketika Anda sedang diserang penyakit demam berdarah ataupun masih dalam tahapan gejala demam berdarah maka daun pepaya ini bisa menjadi obat herbal yang sangat ampuh.

Sebab daun pepaya ini di dalamnya terkandung zat yang dapat mengobati dan juga menetralkan gejala dari demam berdarah.

Sedangkan untuk tips daun pepaya sebagai obat deman berdarah adalah campur lima lembar daun pepaya, meniran secukupnya, temulawak, dan gula merah. Rebus sampai masak setelah itu dinginkan terlebih dahulu sebelum Anda meminumnya.

  1. Sebagai Anti Kanker

Dikarenakan pada batang daun pepaya mengandung banyak sekali getah putih yang meyerupai susu ini ternyata bisa dimanfaatkan sebagai antikanker. Getah ini secara otomatis bisa Anda dapatkan juga ketika memasak daun pepaya tersebut.

Jadi Anda tidak perlu langsung mengambil getahnya, sebab akan menimbulkan rasa gatal. Lebih baik Anda memanfaatkan daun pepayanya saja, sebab secara otomatis daun tersebut juga mengandung getah tadi.

Untuk itulah sangat disarankan bagi Anda para penderita kanker untuk memanfaatkan daun pepaya sebagai antikanker.

  1. Sangat Baik Untuk Pencernaan

Bagi Anda yang baru ada masalah terhadap pencernaannya, tidak ada salahnya untuk memanfatkan daun pepaya ini.

Anda bisa memasak daun pepaya ini sesuai dengan selera. Bisa direbus, bisa ditumis, dan lain sebagainya.

Alasan kenapa daun pepaya dapat memperlancar pencernaan adalah dikarenakan zat karpain yang terkandung pada daun pepaya.

Zat karpain ini merupakan sejenis zat kimia yang memiliki kemampuan untuk membasmi segala macam microorganisme jahat pengganggu pencernaan.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal sebaiknya konsumsi daun pepaya ini dua atau tiga kali dalam seminggu.

  1. Penambah Nafsu Makan

Bagi Anda yang ingin nafsu makannya bertambah, bisa memanfaatkan daun pepaya ini. Untuk tips daun pepaya penambah nafsu makan adalah siapkan terlebih dahulu daun pepaya segar yang ukurannnya kira-kira sebanding dengan telapak tangan.

Siapkan juga garam dan air hangat secukupnya atau setengah seperdua cangkir. Setelah itu dicampur kemudian ditumbuk atau bisa dengan cara diblander. Setelah itu Anda saring dan ambil airnya. Air hasil saringan tersebut kemudian diminum.

  1. Pengontrol Tekanan Darah

Bagi Anda yang memiliki tekanan darah tinggi, maka bisa memanfaatkan daun pepaya sebagai pengontrolnya.

Sedangkan untuk caranya adalah ambil daun pepaya sebanyak lima lembar. Setelah itu rebus daun pepaya tadi dengan menggunakan air kira-kira setengah liter. Tunggu sampai airnya kira-kira tinggal seperempatnya.

Setelah itu dinginkan rebusan tadi sebelum Anda meminumnya. Agar supaya rasanya tidak terlalu pahit Anda bisa menambahkan madu atau gula merah.

  1. Obat Nyeri Haid

Siapapun pasti akan sangat tersiksa ketika mengalami nyeri saat haid. Bagi Anda yang sering mengalami keadaan yang seperti ini maka tidak ada salahnya untuk mencoba ramuan tradisional dari daun pepaya ini.

Caranya adalah ambil sehelai daun pepaya yang masih segar. Setelah itu siapkan juga asam jawa dan garam sucukupnya.

Setelah itu rebus dengan menggunakan segelas air. Tunggu terlebih dahulu sampai air rebusan tadi dalam keadaan dingin, baru setelah itu Anda bisa meminumnya.

Dengan melihat banyaknya manfaat dari daun pepaya ini maka tidak ada salahnya untuk mencoba memanfaatkannya. Meskipun rasanya pahit namun jika diolah dengan cara yang tepat rasa pahit dari daun pepaya ternyata bisa hilang.