10 Makanan Penyebab Perut Buncit Yang Harus Anda Hindari

10 Makanan Penyebab Perut Buncit Yang Harus Anda Hindari

10 Makanan Penyebab Perut Buncit Yang Harus Anda Hindari

Mungkin tidak semua orang menganggap perut buncit sebagai suatu masalah. Akan tetapi, tidak sedikit pula yang merasa minder bila harus tampil di depan umum dengan kondisi perut buncit, terutama bagi mereka yang mendambakan penampilan ideal dan mungkin juga Anda. Sejumlah upaya pun dilakukan untuk mengecilkan perut buncit yang menjadi biang masalah.

Namun perlu diketahui sebelumnya, perut buncit tidak muncul begitu saja. Melainkan ada faktor penyebabnya. Dari sekian banyak penyebab salah satunya diketahui karena mengonsumsi jenis makanan tertentu. Kira-kira makanan apa saja yang menyebabkan perut buncit? Berikut diberikan 10 makanan penyebab perut buncit yang harus Anda hindari, diantaranya yaitu:

#Makanan Tinggi Gula

Makanan tinggi kadar gula memiliki kalori yang tinggi dan biasanya rendah kandungan vitamin serta mineral. Makanan jenis ini berisiko menyebabkan perut buncit. Oleh karena itu, makanan tinggi kadar gula harus Anda hindari. Sangat dianjurkan untuk cek kandungan kalori, vitamin, dan juga mineral sebelum mengonsumsi suatu produk makanan.

#Makanan Tinggi Garam

Makanan yang memiliki kandungan natrium atau garam tinggi membuat tubuh cenderung menahan air. Retensi cairan di dalam tubuh pun akan meningkat cukup drastis. Kondisi inilah yang membuat Anda akan gemuk lebih cepat. Beberapa jenis makanan tinggi garam mencakup garam, makanan kaleng, makanan yang diproses, dan daging.

Konsumsi makanan tinggi garam secara berlebihan lebih lanjutnya juga membawa dampak negatif bagi kesehatan. Dimana tubuh mudah merasa lemas dan lesu, sedangkan body tubuh terlihat gemuk.

#Makanan Berkabohidrat

Asupan karbohidrat memang dibutuhkan tubuh, tetapi dalam jumlah tepat. Bila berlebihan malah membuat perut buncit. Sangat dianjurkan untuk mengurangi asupan karbohidrat yang tidak dibutuhkan.

Kandungan karbohidrat itu sendiri dapat Anda temukan dalam nasi, pasta, dan roti putih. Indeks glikemik dalam karbohidrat cukup tinggi yang mana dapat membuat perut semakin buncit. Karena itu, sesuaikan konsumsi karbohidrat sesuai kebutuhan. Alihkan porsinya ke menu pengganti seperti sayur dan buah segar.

#Makanan yang Digoreng

Hindari makanan yang digoreng bila Anda tidak ingin bermasalah dengan perut buncit. Pasalnya makanan yang digoreng memiliki kandungan lemak yang cukup sulit dicerna tubuh sehingga berisiko membuat tubuh melar. Bukan hanya itu saja. Makanan yang digoreng seperti gorengan, kentang goreng, atau lainnya bisa membuat perut kembung dan terasa berat.

Makanan yang digoreng garis seperti kerupuk dan keripik umumnya memiliki kandungan 150 kalori per porsi. Karena itu, batasi pengonsumsiannya. Sesekali mengonsumsi kerupuk atau keripik tetap boleh asal dibatasi jumlahnya.

#Salad Dressing dan Aneka Krim

Benar adanya bila salad dikatakan menu makanan yang sehat. Namun, bila salad dibuat menggunakan krim seperti salad dressing, maka Anda patut waspada. Salad dressing tinggi kandungan gula, sirup jagung, MSG, dan juga lemak trans. Karena kandungan gula dan lemak itulah, salah dressing berisiko membuat perut Anda buncit lebih cepat.

Selain salad, saus krim juga memiliki kandungan lemak tinggi. Demikian pula dengan kandungan gula di dalamnya. Karenanya bila Anda ingin menggunakan krim sebagai topping dianjurkan untuk membuat krim sendiri yang lebih sehat. Misalnya menggunakan bahan-bahan yang sehat. Sehingga Anda bisa menekan kadar lemak yang masuk ke dalam tubuh.

#Keju

Memang benar keju terasa enak dan gurih. Akan tetapi, konsumsi keju berlebihan hanya membuat kerja tubuh lebih berat untuk mencernanya. Hal ini karena keju memiliki kandungan lemak tinggi yang bila dikonsumsi berlebihan malah membuat perut Anda buncit. Oleh sebab itu, konsumsi keju secukupnya saja agar tubuh Anda tetap ideal.

#Makanan Olahan

Makanan olahan seperti roti putih, keju, es krim, dan lain sebagainya diketahui bisa memperlambat metabolisme tubuh. Ada pula risiko penyumbatan arteri sehingga membuka risiko lebih tinggi untuk penyakit tertentu. Dari hasil riset diketahui, bila mengonsumsi makanan olahan dalam porsi berlebih meningkatkan risiko depresi.

Parahnya dalam makanan olahan bisa dibilang tidak kandungan nutrisinya minim, sementara kalorinya begitu tinggi. Makanan olahan kalengan dan ada pengawat biasanya juga tidak memberi nilai gizi baik. Artinya Anda hanya mendapat kalori yang cenderung menambah berat badan dan membuat perut membuncit.

#Daging Olahan

Selain makanan olahan, daging olahan juga berpotensi membuat perut buncit. Daging olahan seperti hot dog, daging asap, dan sosis bila dikonsumsi dalam porsi berlebih dapat meningkatkan kolesterol dan menaikkan tekanan darah.

Mungkin selama ini Anda senang mengonsumsi nugget. Cara mengolahnya yang praktis memang membuatnya menjadi makanan favorit. Namun, siapa sangka bila nugget ayam bisa membuat perut Anda buncit. Hal ini karena 50% kandungan nugget ayam merupakan lemak. Cara penyajian yang digoreng lebih dulu juga membuat kandungan lemak di dalamnya bertambah.

#Buah dan Sayur Produk Kalengan

Dengan alasan lebih awet orang-orang membeli buah dan sayuran produk kalengan. Tidak sedikit yang mengira produk kalengan tersebut baik bagi kesehatan. Namun, mengonsumsi produk kalengan dapat menyumbang terlalu banyak gula. Sehingga dapat mempercepat kenaikan berat badan. Apalagi bila tidak diimbangi dengan olahraga cukup.

Bila Anda ingin mengonsumsi buah dan sayur, pilih buah dan sayur segar yang tidak memiliki kandungan gula tambahan. Karena buah dan sayur yang diawetkan dalam kaleng tidak hanya tinggi kandungan gula tetapi juga natrium. Hal ini berlaku pula untuk buah dan sayur yang dikemas menjadi sirup atau jus buah. Pilihan terbaik yakni Anda membuat jus buah dari buah asli.

#Minuman Bersoda, Beralkohol, dan Kopi Instan

Bukan hanya makanan penyebab perut buncit yang perlu Anda hindari, tetapi juga minuman yang memberi risiko sama. Dalam hal ini minuman bersoda, beralkohol, dan kopi instan bisa membuat perut Anda membuncit secara cepat.

Minuman bersoda akan meningkatkan keinginan untuk makan lebih banyak. Hal ini karena kandungan gula tinggi di dalam soda. Dari hasil riset diketahui bila seseorang mengonsumsi satu kaleng soda  setiap hari, maka lingkar pinggang orang tersebut akan meningkat 5 kali lebih cepat dibanding yang tidak mengonsumsi minuman bersoda.

Mengonsumsi minuman bealkohol menyebbakan hormon stress meningkat. Sehingga kinerja pembakaran lemak di dalam tubuh malah akan menutup. Kandungan minuman beralkohol juga membuat perut semakin buncit.

Sedangkan di dalam kopi instan diketahui memiliki kandungan lemak tinggi. Siapa sangka bila di dalam secangkir kopi instan terkandyng 39 gram lemak. Lemak dalam kopi instan itulah yang bila terus dikonsumsi akan membuat perut Anda membuncit.

Itulah 10 makanan penyebab perut buncit yang harus Anda hindari. Bila tidak ingin ambil risiko perut cepat membuncit, sangat dianjurkan untuk memperhatikan asupan makanan Anda setiap harinya. Hitung kebutuhan nutrisi harian Anda dan upayakan untuk memenuhinya secara seimbang. Sehingga tubuh Anda tidak hanya sehat, bugar, tetapi juga tampil ideal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *